xmlns= http://www.sitemaps.org/schemas/sitemap/0.9. Sitemap: http://example.com/sitemap_location.xml IBNUSALIMA

Jumat, 23 Januari 2015

NASRANI KAUM PANDIR YANG TERTIPU

DAN SUNGUH KAMI TELAH  MENGUTUS SEORANG RASUL UNTUK SETIAP UMAT, (UNTUK MENYERUKAN)SEMBAHLAH ALLAH DAN JAUHILAH THAGUT.(q.s an-Nahl 36) 
Segala puji bagi ALLAH yang telah mengutus nabi dan rasul dengan kebenaran,yang di dalamnya terdapat jalan yang terang dimana keselamatan berada di dalamnya.DIA lah memiliki haq penuh dengan keterangan,hukum dan hujjah-hujjah yang jelas lagi menentramkan hati bagi orang-orang yang mau menerima dan mengambil serta mengikuti para nabi dan rasul yang telah terutus.
DAN PERUMPAMAAN BAGI(PENYERU)ORANG YANG KAFIR ADALAH SEPERTI(PENGGEMBALA) YANG MENERIAKI(BINATANG) YANG TIDAK MENDENGAR SELAIN PANGILAN DAN TERIAKAN(MEREKA)TULI,BISU DAN BUTA.MAKA MEREKA TIDAK MENGERTI.(q.s al-baqarah 171).
Ketahuilah bahwasanya nabi Isa a.s seorang nabi dan rasul yang di utus ALLAH s.w.t untuk kamunya,kaum yang setelah nabi dan rasul sebelumnya.di mana nabi Isa a.s. di berikan kitab injildan beberapa mukjizat lainnya agar kaumnya mau menerima serta mengikuti risalah beliau a.s untuk memurnikan tauhid,beribadah serta bertaqwa hanya kepada ALLAH azza wa jalla,rabb yang esa yang tiada sesembahan selainNYA.di mana sebelumnya kaum yahudi dan kaum nabi lainnya telah menyimpang dari ajaran tauhid yang murni.sebagaimana yang ALLAH azza wa jalla firmankan:"kemudian kami susulkan rasul-rasul kami yang mengikuti jejak mereka.dan kami susulkan(pula)Isa putra Maryam;dan kami berikan injil kepadanya dan kami jadikan rasa santun dan kasih sayang dalam hati orang-orang yang mengikutinya.mereka mengadakan rahbaniyyah.padahal kami tidak mewajibkannya kepada mereka(yang kami wajibkan  hanyalah)mencari keridhoan ALLAH tetapi tidak mereka pelihara dengan semestinya.(Q.S Al-Hadid 27).*rahbaniyah(meninggalkan kenikmatan dunia  atau tidak menikah seumur hidup demi mendekatkan diri kepada ALLAH)*
Nabi Isa a.s yang ALLAH azza wa jalla ciptakan dan IA utus sebagai rasul melalui mukjizat dengan kelahirannya yang tidak pada umumnya,yakni di ciptakan/di tiupkan ruh melalui perantaraan malaikat jibril a.s.kedalam kantung baju ibunya yakni Maryam ,sehingga benih/sosok bayi nabi Isa a.s ada dalam rahimnya,sebagai bentuk kekuasaanNYA.sebagaimana yang ALLAH s.w.t khabarkan dalam Q.S.Ali-Imran 45-48:"(ingatlah)ketika para malaikat berkata;'wahai maryam!sesungguhnya ALLAH menyampaikan kabar gembira kepadamu tentang sebuah kalimat(firman) dariNYA(yaitu seorang putra) namanya Al-Masih Isa putra Maryam,seorang terkemuka di dunia dan akhirat,dan termasuk orang-orang yang di dekatkan kepada (ALLAH).dan dia berbicara kepada manusia(sewaktu)dalam buaian dan ketika sudah dewasa,dia termasuk di antara orang-orang yang shalih.dia(Maryam)berkata;'ya rabbku,bagaimana mungkin aku akan mempunyai anak,padahal tidak ada seorang laki-laki pun yang menyentuhku?.DIA  berfirman;'demikianlah ALLAH menciptakan apa yang DIA kehendaki.apabila DIA hendak menetapkan sesuatu,DIA hanya berkata;'jadilah!maka jadilah sesuatu.dan DIA mengajarkan kepadanya(Isa)kitab,hikmah,taurat dan injil".[perihal ini lihat juga dalam tafsir Ibnu katsir]
Adalah kaum yahudi  laknat tullah 'alaihi yang pertama menentang kerasulan nabi Isa a.s sebagai bentuk penolakan dan kekafiran kepada ALLAH azza wa jalla dengan tidak percaya dan menuduh Maryam ibunda nabi Isa a.s sebagai pezinah.sebagaimana yang ALLAH s.w.t firmankan:"kemudian dia(Maryam)membawa dia(bayi itu)kepada kaumnya dengan menggendongnya.mereka (kaumnya) berkata;'wahai maryam!sungguh engkau telah membawa seseuatu yang sangat munkar.wahai saudara perempuan harun(Maryam) ayahmu bukan seorang yang buruk perangai dan ibumu bukan seorang perempuan pezina.maka dia(Maryam)menunjuk kepada (anaknya) mereka berkata;'bagaimana kami akan berbicara dengan anak kecil yang masih dalam buayain?dia(Isa) berkata;'sesungguhnya aku hamaba ALLAH.DIA memberiku kitab(injil)dan DIA menjadikan aku seorang nabi."Q.S.Maryam 27-30).
namun demikianlah ALLAH s.w.t berkehendak bagi rasulNYA.sebagai bentuk ke maha perkasaanNYA,IA berikan mukjizat lainnya,kemudian di susul mukjizat berikutnya,sebagaimana yang IA kisahkan dalam Q.S.
Nabi Isa a.s menyeru dan selalu menyuruh kaumnya untuk memurnikan penghambaan dan peribadatan hanya kepada ALLAH s.w.t semata,sebagaimana nabi dan rasul sebelumnya.ia juga menyampaikan risalah melalui kitab yang di turunkan untuknya(injil).menyampaikan hukum-hukum kepada umatnya(nasrani).dan mengabarkan akan di utusnya rasul setelah beliau yakni Muhammad s.a.w sebagai rasul terakhir dan penyempurna ajaran yang telah ada sebagaimana firmanNYA:"dan (ingatlah) ketika Isa putra Maryam berkata;'wahai bani israil! sesungguhnya aku utusan ALLAH kepadamu,yang membenarkan kitab(yang turun)sebelumku,yaitu taurat dan memberi kabar gembira dengan seorang rasul yang akan datang setelahku,yang namanya Ahmad(Muhammad).(Q.S As-Shaff 6.).
Beliau(Isa a.s.)terus dan tidak henti-hentinya menda'wahkan serta mengajarkan apa-apa yang tertera dalam injil di tengah kaumnya,serta di antara kaum yahudi penentang yang tidak senang dengan adanya risalah beliau a.s.,sehingga nabi Isa berkata kepada para pengikutnya sebagaimana ya ng ALLAH azza wa jalla bertahukan dalam kalamNYA:"wahai orang-orang yang beriman!jadilah kamu penolong-penolong(agma)ALLAH sebagaimana Isa putra Maryam telah berkata kepada para pengikutnya yang setia;'siapakah yang akan menjadi penolong-penolongku(untuk menegakkan agama)ALLAH?para pengikutnya yang setia itu berkata;'kamilah penolong-penolong(agama)ALLAH".(Q.S.As-Shaff 14  )dan firmanNYA:"maka ketika Isa merasakan keingkaran mereka(bani israil)dia berkata;'siapakah yang akan menjadi penolongku untuk (menegakkan)agama ALLAH?para hawariin(shahabatnya) menjawab;'kamilah penolong agama ALLAH.kami beriman kepada ALLAH,dan saksikanlah,bahwa kami orang-orang muslim."..Q.S  Ali-Imran52.)
Dengan kesetiaan para hawariin(shahabat sekaligus murid nabi Isa a.s)berjalan dengan cahaya iman,di tengah perlawanan dan penentangan kaum yahudi yang picik.namun demikian mereka tetap dan terus menda'wahkan tauhid,hingg pada suatu saat nabi Isa a.s.di minta untuk kedekatannya dengan ALLAH rabb penguasa langit dan bumi dengan suatu permintaan mereka(para hawariin) agar nabi Iisa a.s. menyediakan hidangan makan langsung dari ALLAH sang maha pemberi rizqi,sebagai mana yang ALLAH s.w.t ceritakan dalam kalamNYA:"(ingatlah)ketika pengikut-pengikut Isa yang setia berkata;'wahai Isa putra Maryam!bersediakah rabbmu menurunkan hidangan dari langit kepada kami?'isa menjawab,;'bertaqwalah kepada ALLAH jika kamu orang-orang yang beriman.mereka berkata;'kami akan memakan hidangan itu agar tentram hati kami dan agar kami yakin bahwa engkau telah berkata benar kepada kami,dan kami menjadi orang-orang yang menyaksikan(hidangan itu).Isa putra Maryam menjawab;'ya rabb kami,turunkanlah kepada kami hidangan dari langit(yang hari turunnya)akan menjadi hari raya bagi kami,yaitu bagi orang-orang yang sekarang bersama kami  maupun yang datang setelah kami.dan menjadi tanda bagi kekuasaan ENGKAUlah sebaik-baik pemberi rizqi.ALLAH berfirman;'sungguh,AKU akan menurunkan hidangan itu kepadamu.tetapi barang siapa kafir di antaramu setelah(turunnya hidangan)itu maka sungguh AKU akan mengazabnya dengan azab yang tidak pernah AKU timpakan kepada seorangpun di antara umat manusia(seluruh alam).(Q.S.Al-Maidah.112-115.).demikianlah segala sesuatunya telah di berikan dan di terangkan bagi dan untuk kaum nasrani,sehinga kamu yahudi ,kaum  menentang yang licik berusaha untuk membinasakan nabi Isa.a.s dengan makar dan tipu daya hing berniat untuk membunuhnya.namun ALLAH azza wa jalla berkehendak lain,ketika mereka kaum yahudi ingin membunuh nabi Isa a.s,IA gantikan/serupakan nabi Isa a.s. dengan lainnya,sedangkan nabi Isa a.s. di angkat kelangit,sebagaimana yang ALLAH s.w.t khabarkan:"(ingatlah)ketika ALLAH berfirman;'wahai Isa ,AKU mengambilmu dan mengaangkatmu kepadaKU,serta mensucikanmu dari orang-orang yang kafir,dan menjadikan orang-orang yang mnegikutimu di atas orang-orang yang kafir hingga hari kiamat..kemudian kepadaKU engkau kembali.lalu AKU beri keputusan tentang apa yang kamu perselisihkan."(Q.S Ali-Imran 55).dan firmanNYA yang lain"dan(kami hukum juga)karena kekafiran mereka(terhadap Isa)dan tuduhan mereka yang keji terhadap Maryam.dan(kami hukum juga)karena ucapan mereka;'sesungguhnya kami telah membunuh Al-Masih putra Maryam.rasul ALLAH .padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak pula menyalipnya.tetapi(yang mereka bunuh adalah) orang di serupakan dengan Isa sesungguhnya mereka yang berselisih pendapat tentang(pembunuhan)Isa ,selalu dalam keragu-raguan tentang yang di bunuh itu.mereka benar-benar tidak tahu(siapa yang sebenarnya yang di bunuh itu)melainkan mengikuti persangkaan belaka.jadi mereka tidak yakin telah membunuhnya..tetapi ALLAH telah mengangkat Isa ke hadiratNYA.ALLAH maha perkasa lagi maha bijaksana.".(Q.S.156-158).perihal rencana pembunuhan terhadap nabi Isa a.s sesungguhnya ketika nabi Isa a.s telah di berikan wahyu oleh ALLAH perihal rencana pembunuhannya,maka ia berunding kepada ke 12 muridnya siapa yang akan menggantikannya untuk di bunuh.maka majulah seorang muridnya yang bernama Sarjis,agar dirinya lah yang menggantikannya.maka ALLAH menyerupakan ia dengan nabi Isa .a.s kemudian nabi Isa a.s.di angkat ALLAH kelangit,dan kaum yahudi menangkap Sarjis yang telah di serupan dengan nabi Isa .a.s untuk di salip dan di bunuh yang sebelumnya di siksa terlebih dahulu.(untuk lebih jelasnya lihat tafsir ibnu katsir dalam hal ini.)perihal nabi Isa a.s ada riwayat yang sahih bahwasanya ketika rasulullah s.a.w di mi'rajkan ALLAH menuju sidratul muntaha,beliau s.a.w bertemu nabi Isa a.s di langit yang kedua.(lihat juga dalam sahih bukhari perihal isra-mi'raj rasulullah s.a.w..
Setelah peristiwa di angkatnya nabi Isa a.s kelangit,dan di salibnya yang serupa dengannya,maka bergeserlah ajaran nasrani yang murni secara perlahan.karena pengaruh kaum yahudi serta syaithan sang pembisik yang memasukkan subhat-subhat(keraguan) dalam beragama,sehinga pemuka-pemuka mereka(alim ulama mereka) merubah injil dari tempatnya semula.di gantikan dengan perkataan-perkataan mereka,sebagaimana yang ALLAH azza a jalla firmankan:"dan(ingatlah)ketika ALLAH mengambil janji dari orang-orang yang di beri kitab(yaitu);'hendaklah kamu benar-benar menerangkannya(isi kitab)kepada manusia.dan janganlah kamu menyembunyikannya.'lalu mereka melemparkan(janji itu)kebelakang punggung mereka dan menjualnya dengan harga yang murah.maka itu seburuk-buruk jual beli yang mereka lakukan."(Q.S Ali-Imran 187.).dan firmanNYA yang lain:"orang-orang yang telah kami beri kitab(taurat dan injil)mengenalnya(Muhammad)seperti mereka mengenal anak-anak mereka sendiri.sesungguhnya sebagian mereka pasti menyembunyikan kebenaran,padahal mereka mengetahui(nya)".(Q.S Al-Baqarah 146).hingga pada intinya ajaran tauhid hilang dari kitab injil,di karenakan kedengkian yang amat sangat pula terhadap syairat islam yang ALLAH turunkan sebagai penyempurna dan penutup bagi ajaran yang telah ada..meski ada sedikit dari mereka berada dalam ajaran yang lurus,yang mengikuti nabi Isa a.s. dan beriman kepada kerasulan Muhamad s.a.w sebagaiamana firmanNYA;"'dan sesungguhnya di antara ahli kitab ada yang beriman kepada ALLAH ,dan kepada apa yang di turunkan kepada kamu(Muhammad)dan apa yang diturunkan kepada mereka.karena mereka berendah hati kepada ALLAH.dan mereka tidak memperjual belikan ayat-ayat ALLAH dengan harga murah.mereka memperoleh pahala di sisi tuhannya.sungguh ALLAH amat cepat perhitunganNYA".(Q.S Ali-Imran 199.).dan firmanNYA yang lain:"mereka tidak(seluruhnya)sama.di antara ahli kitab ada golongan yang jujur mereka membaca ayat-ayat ALLAH pada malam hari,dan mereka juga bersujud(shalat).mereka beriman kepada ALLAH hari akhir,menyuruh(berbuat)yang makruf,dan mencegah dari yang munkar dan bersegera(mengerjakan)berbagai kebajikan.mereka termasuk orang-orang yang shalih.(Q.S 113-114)dalam hal ini rasulullah s.a.w bersabda perihal mereka kaum nasrani dengan sabda beliau:"kaum yahudi akan terpecah menjadi tujuh puluh satu golongan.satu di surga dan tujuh puluh lainnya di neraka.kaum nasrani akan berpecah menjadi tujuh puluh dua golongan.satu di surga dan tujuh puluh satu lainnya  di neraka."(Bukhari) namun mereka kaum nasrani seakan tidak mengetahui ketika sebelumnya mereka telah di berikan kitab yang ALLAH turunkan kepada nabi mereka Isa a.s.karena kesombongan serta kedengian yang amat sangat kepada nabi dan rasul terakhir Muhammad s.a.w.sebagaimana yang ALLAH azza wa jalla khabarkan:"dan di antara orang-orang yang mengatakan;'kami ini orang nasrani'kami telah mengambil perjanjian mereka,tetapi mereka(sengaja)melupakan sebagaian pesan yang telah di peringatkan kepada mereka,maka kami timbulkan permusuhan dan kebencian di antara mereka hingga hari kiamat.dan kelak ALLAH akan memberitakan kepada mereka apa yang telah mereka kerjakan."(Q.S Al-mlaidah 14).dan firmanNYA yang lain:"beginilah kamu!kamu menyukai mereka,padahal  mereka tidak menyukai kamu.dan kamu beriman kepada semua kitab.apabila mereka berjumpa dengan kamu,mereka berkata;'kami beriman'.dan apabila mereka menyendiri,mereka menggigit ujung jari mereka karena marah  dan benci kepadamu.katakanlah;'matilah kamu karena kemarahanmu itu!,sungguh ALLAH maha mengetahui segala isi hati."(Q.S Ali-Imran 119).
Ya karena kedengkian sesama mereka serta kedengkian yang amat sangat kepada kerasulan Muhammad s.a.w terlebih lagi ketika di angkatnya nabi Isa a.s ke langit,maka mereka kaum nasrani yang tertipu menjadikannya sebagai tuhan selain ALLAH,di karenakan kebodohan mereka terhadap mukjizat yang btelah ALLAH azza wa jalla berikan kepada Isa a.s sehingga menjadikannya anak,dan tuhan selain ALLAH sebagaimana yang ALLAH khabarkan :"  "dan mereka berkata;'ALLAH mempunyai anak.'maha suci ALLAH ,bahkan milik ALLAH lah apa yang ada di langit dan di bumi.semua tunduk kepadaNYA..(ALLAH)pencipta langit dan bumi,apabila DIA menetapkan sesuatu,DIA hanya berkata kepadanya;'jadilah!,maka jadilah sesuatu itu"(Q.S Al-baqarah 116-117).dan firmanNYA:"sungguh telah kafir orang yang mengatakan'ALLAH itu adalah Al-Masih putra Maryam'.katakanlah(Muhammad)'siapakah yang dapat menghalang-halangi kehendak ALLAH,jika DIA hendak membinasakan Al-Masih putra Maryam beserta ibunya dan seluruh(manusia) yang berada di bumi?dan milik ALLAH lah kerajaan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya.DIA menciptakan apa yang IA kehendaki.dan ALLAH  maha kuasa atas segala sesuatu."(Q.S Al-Maidah17).juga menjadikan Maryam sebagai istri ALLAH.laknatALLAH ditimpakan kepada mereka.sebabagaimana yang ALLAH azza wa jalla khabarkan:"wahai ahli kitab!janganlah kamu melampaui batas dalam agamamu.dan jangnlah kamu mengatakan terhadap ALLAH kecuali yang benar.sungguh al-Masih Isa putra Maryam itu adalah utusan ALLAH dan (yang di ciptakan dengankalimatNYA yang di sampaikan kepada Maryam,dan dengan tiupan roh dariNYA.maka berimanlah kepada ALLAH dan rasulNYA.dan janganlah kamu mengatakan'tuhan itu' tiga.berhentilah dari ucapan itu itu lebih baik bagimu.sesungguhnya ALLAH tuhan yang maha esa,maha suci DIA dari anggapan mempunyai anak."(.Q.S An-NISA 171.).
Dan mereka juga membuat patung-patung serta gambar-gambar dari para nabi dan ulama-ulama mereka sebagai wujud penyembahan dan penghambaan.sebagaimana yang ALLAH s.aw.t firmankan:""mereka menjadikkan oranng-orang alim(yahudi)dan rahib-rahibnya(nasrani)menjadi tuhan selain ALLAH.(QS At-Taubah 31). berkenaan ayat ini ada beberapa hadits yang menerangkannya,diantaranya hadits yang di riwatakan oleh At-Thirmidzi dan imam Ahmad:bahwasanya ,Ady bin Hatim r..a ketika beliau baru masuk islam berkata kepada rasulullah s.a.w;'sungguh kami tidaklah menyembah mereka'.maka rasulullah s.a.w bersabda;'bukankah mereka telah mengharamkan apa yang di halalkan ALLAH kemudian kalian mengharamkannya dan bukankah mereka telah menghalalkan apa yang di haramkan ALLAH kemudian kalian menghalalkannya ?aku menjawab ya.demikianlah penyembahan kalian kepada mereka..kemudian dalam hadits yang lainnya yang di riwayatkan oleh Bukhari dan Muslim dari 'Aisah r.a ia berkata;'ketika rasulullah s.a.w.menjelang di ambil nyawanya ,beliau segera menutupkan kain di atas mukanya lalu beliau kembali membukanya tatkala menyesakkan nafasnya,kemudian beliau bersabda:'semoga laknat di timpakan kepda orang-orang yahudi dan nasrani.mereka menjadikan kuburan para nabi sebagai tempat ibadah.'.
Sekali lagi karena kesombongan,kedengkian,kebodohan serta tertipu oleh hawa nafsu dan syaithan mereka juga telah memasukkan musik kedalam peribadatan mereka hingga kini.

KESIMPULAN DARI SEMUANYA
    Kaum nasrani kaum yang bodoh dan tertipu dalam agamanya dengan mengikuti para alim-ulama mereka yang telah merubah isi kitab injil dengan tulisan tangan mereka.menjadikan nabi dan alim-ulama mereka sebagai sesembahan selain ALLAH,mengharamkan apa yang di halalkan ALLAH dan menghalalkan apa yang di haramkan ALLAH.mengadakan rahbaniyah(tidak menikah untuk mendekatkan diri kepada ALLAH).serta membuat sesuatu yang baru dalam agama mereka.dengan mengikuti kaum terdahulu yakni kaum yahudi.dengan kesombongan dan kedengkian mereka pulalah,mereka menolak syariat islam sebagai penyempurna dari ajaran-ajaran sebelumnya.
adapun dalam hal ini rasulullah s.a.w mengingatkan kaum muslimin agar tidak meniru sikap mereka dalam beragama,meski demikian banyak pula dari kaum muslimin memiliki sifat seperti mereka dengan mengikuti ulama dalam seuatu cara ataupun ibadah yang tidak ada contohnya dalama agama islam dari rasulullah s.a.w.sebagaimana yang rasulullah s.a.w sabdakan:"kalian akan mengikuti umat-umat sebelum kalian,sehasta demi sehasta,sedepa demi sedepa hingga mereka masuk kedalam lubang dlob(sejenis binatang melata)kalian akan mengikutinya.”kemudian para shahabat bertanya :’siapa mereka,apakah yahudi dan nasrani…?.’kemudian rasulullah menjawab:”kalau bukan mereka siapa lagi”(Bukhari-Muslim).
Akhirnya shalawat serta salam terlimpah dan tercurah kepada penutup para nabi dan rasul panutan seluruh umat Muhammad bin Abdullah s.a.w.tak lupa juga keridhoan dan rahmat tercurah kepada para shahabat beliau seluruhnya,dan orang-orang yang mengikutinya hingga akhir zaman.   Search Engine

Senin, 12 Januari 2015

JALAN PENENTANGAN YAHUDI

Search Engine Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE <![endif]-->SESUNGGUHNYA ORANG-ORANG KAFIR SAMA SAJA BAGI MEREKA,ENGKAU(MUHAMMAD)BERI PERINGATAN ATAU TIDAK ENGKAU BERI PERINGATAN,MEREKA TIDAK AKAN BERIMAN.ALLAH TELAH MENGUNCI MATI HATI MEREKA,PENGLIHATAN MEREKA TERTUTUP,DAN MEREKA AKAN MENDAPAT ADZAB YANG BERAT.(q.s Al-Baqarah 6-7)


Segala puji bagi ALLAH azza wa jalla,yang telah menurunkan al-qur’an dengan kebenaran yang sempurna.yang di dalamnya terdapat begitu banyak hikmah,ilmu dan apa-apa yang di perlukan bagi makhluk yang berharap menemuiNYA dengan keselamatan,dengan pengharapan melihat wajahNYA.berapa banyak manusia yang ingin mengambil pelajaran di dalamnya(al-qur’an),tentang diriNYA,dan apa-apa yang IA inginkan dan IA murka.namun begitu pula berapa banyak  orang yang tidak mengetahuinya(al-qur’an),hingga kesesatan,penentangan,dan pelecehan,bahkan berujung kepada penentangan yang nyata.
 Sudah di maklumi  bahwasanya Yahudi adalah suatu kaum yang.mereka keturunan dari bani Yaqub a.s yang sesat jalan ,picik lagi penentang.
Maka ketahuilah jalan-jalan penentangan mereka telah tertulis dalam al-qur’an serta di jabarkan melalui hadits-hadits rasulullah s.a.w,dari ciri-ciri mereka mereka,sifat-sifat mereka hingga gaya hidup mereka,semuanya telah terang dan jelas.bagi kaum muslimin yang ingin mengenal agamanya dengan sempurna,tentulah tidak ingin dan tidak akan mau  serupa dengan mereka.sebagaimana yang rasulullah s.a.w katakan dalam sebuah hadits bahwasanya rasulullah s.a.w bersabda:”kalian akan mengikuti umat-umat sebelum kalian,sehasta demi sehasta,sedepa demi sedepa hingg mereka masuk kedalam lubang dlob(sejenis binatang melata)kalian akan mengikutinya.”kemudian para shahabat bertanya :’siapa mereka,apakah yahudi dan nasrani…?.’kemudian rasulullah menjawab:”kalau bukan mereka siapa lagi”(Bukhari-Muslim)
Nabi Musa a.s yang ALLAH azza wa jalla telah mengutusnya untuk kaumnya,untuk mengajarkan kepada mereka tauhid,dan memurnikan penyembahan hanya untukNYA,membebaskan Bani israil dari perbudakan dan penghambaan diri mereka kepada Fir’aun laknattullah ‘alaihi telah di berikan risalah kerosulan serta di berikan pengajaran berupa kitab Taurat selama 40 hari,yang dengannya ia(nabi Musa a.s)menetapkan tauhid, hukum-hukum dan apa-apa yang harus di jalani oleh mereka .sebagaimana yang ALLAH s.w.t mengabarkan dalam al-qur’an:”dan kami telah menjanjikan kepada Musa( kitab taurat)tiga puluh malam,dan kami sempurnakan jumlah malam itu dengan sepuluh(malam lagi)maka sempurnalah waktu yang telah di tentukan tuhannya empat puluh malam.”(Q.S  Al-A'raf 142). dan firmanNYA yang lain:"dan telah kami tuliskan untuk Musa pada lauh-lauh(taurat)segala sesuatu sebagai pelajaran dan penjelasan untuk segala hal.maka kami berfirman;'berpegang teguhlah kepadanya dan suruhlah kaummu berpegang kepadanya dengan sebaik baiknya.AKU akan memperlihatkan kepadamu negeri orang-orang fasik”(Q.Al-A'raf 145   ). dan firmanNYA:"dan(ingatlah)ketika kami menjanjikan kepada Musa empat puluh malam.kemudian kamu (bani israil)menjadikan(patung)anak sapi(sebagai sesembahan)setelah (kepergiannya)dan kamu menjadi (orang)  yang dzalim.(Q.S Al-Baqarah 51)
ketahuilah bahwasanya nabi Musa a.s telah dan sering bahkan berulang kali mengingatkan mereka untuk bertaqwa dan memurnikan tauhid dan apa-apa yang menjadi konsekwensi di dalamnya,dalam peribadatan,aturan,hukum-hukum yang ada dalam taurat,dan jika menyimpang mereka akan celaka.sebagaimana yang ALLAH s.w.t khabarkan dalam Q.S Ash-Saff ayat 5:"dan ingatlah ketika Musa berkata kepada kaumnya;'wahai kaumku..!mengapa kamu menyakitiku,padahal kamu mengetahui bahwasanya aku utusan ALLAH kepadamu'.maka ketika mereka berpaling(dari kebenaran)ALLAH memalingkan hati mereka.dan ALLAH tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang fasik.".dan firmanNYA:"akan AKU palingkan dari tanda-tanda(kekuasaanKU)orang-orang yang menyombongkan diri di bumi tanpa alasan yang benar.kalaupun mereka melihat setiap tanda(kekuasaanKU)mereka tidak akan beriman kepadanya.dan jika mereka melihat jalan yang membawa petunjuk,mereka tidak akan menempuhnya.tetapi jika mereka melihat jalan kesesatan,mereka malah menempuhnya.yang demikian karena mereka mendustakan ayat-ayat kami dan mereka selalu lengah kepadanya'.(Q.S Al-Ar'af 146).
kemudian mereka kaum yahudi kaum yang tidak pernah bersyukur dan melupakan karunia ALLAH yang telah di berikan oleh mereka yang telah di selamatkan dari siksa fir'aun.malah sebaliknya selalu menuntut,selalu beralasan agar mereka lepas dari syariat dan kewajiban,serta mengganti perintah dengan melakukan larangan.sebagaimana yang ALLAH s.w.t khabarkan melaului firmanNYA:"wahai bani israil ingatlah nikmatKU yang telah AKU berikan kepadamu.dan penuhilah janjimu kepadaKU,niscaya AKU penuhi janjiKU kepadamu,dan takutlah hanya kepadaKU saja.(Q.S Al-Baqarah 40).kemudian firmanNYA "dan(ingatlah)ketika kami menyelamatkan kamu dari(fir'aun) dan pengikut-pengikutnya.mereka menimpakan siksaan yang amat keras kepadamu,mereka menyembelih anak laki-laki mu dan membiarkan hidup anak-anak perempuanmu.dan pada yang demikian itu merupakan cobaan yang besar dari tuhanmu.dan ingatlah ketika kami membelahkan lautan untukmu sehingga kamu dapat kami selamatkan,dan kami tenggelamkan(fir'aun)dan pengikut-pengikutnya sedang kamu menyaksikan.(Q.S.Al-Baqarah 49-50).dan firmanNYA:"dan sungguh kamu mengetahui orang-orang yang melakukan pelangaran pada hari sabtu,lalu kami katakan kepada mereka;'jadilah kamu kera yang hina"(Q.S Al-Baqarah 65).:"perihal ayat ini di terangkan bahwa sanya mereka yang melanggar aturan pada hari sabtu adalah orang-orang yang ketika itu di larang untuk mengambil ikan pada hari tersebut(karena pada hari sabtu ikan-ikan melimpah ruah),kemudian mereka dengan akal liciknya menebarkan jaring pada hari jum'at kemudian di angkat jaring itu pada hari minggu/untuk jelasnya lihat tafsir ibnu katsir untuk ayat ini..dan firmannNYA yang lain:"dan( ingatlah)ketika kami mengambil janji dari bani israil;'janganlah kamu mnyembah selainALLAH,dan berbuat baiklah kepada kedua orang tua,kerabat,anak-anak yatim,dann orang-orang miskin,dan bertutur katalah yang baik kepada manusia,laksanakannlah shalat dan tunaikanlah zakat.kemudian kamu berpaling (mengingkari)kecuali sebagian kecil dari kamu,dan kamu(masih menjadi)pembangkang."(Q.S Al-Baqarah 83).dan firmanNYA:"dan (ingatlah)ketika kamu berkata;'wahai Musa..!kami tidak akan beriman kepadamu sebelum kami melihat ALLAH dengan nyata'.maka halilintar menyambarmu,sedang kamu menyaksikan."(Q.S Al-Baqarah 55)
Akibat selalu mencari-cari alasan dan memilih jalan kesesatan dan kesenangan dunia dari pada petunjuk serta menjalankannya,maka mereka terombang-ambing dalam kesesatan dengan hati  kelam yang di dalamnya penuh kemunkaran,sebagaimana yang ALLAH s.w.t firmankan dalam Q.S Al-muthafifin 14:"sekali-kali tidak..!bahkan apa yang mereka kerjakan menutup hati mereka".serta semakin berani membangkang dan congkak kepada ALLAH azza wa jalla sang pencimpta langit dan bumi,sehingga dengan ke pongahannya mereka berkata:"dan orang-orang yahudi berkata;'tangan ALLAH terbelenggu'sebenarnya tangan merekalah yang di belenggu dan merekalah yang di laknat di sebabkan apa yang telah mereka katakan itu.sebenarnya tangan ALLAH terbuka,DIA memberi rezki kepada siapa saja yang IA kehendaki".(Q.S.AI-Maidah 64.).dan dalam firmanNYA yang lain:"sungguh,ALLAH mendengar perkataan orang-orang(yahudi)yang berkata;'sesungguhnya ALLAH itu miskin  dan kami kaya.'"(Q.S Ali-Imran 181.).
Mereka kaum yahudi semakin diliputi hawa nafsu dan syaithan yang terus  menguasainya,sehingga mereka semakin jauh dari kebenaran,menjadi kafir setelah mendapat petunjuk,sehinga ALLAH yang pemurah melaknat  mereka,sebagai mana firmanNYA:"mereka berkata;'hati kami tertutup'tidak..!ALLAH telah melaknat mereka  itu karena ke ingkaran mereka,tetapi sedikit sekali mereka beriman."(Q.S.Q.S aL-Baqarah 88.).dan firmanNYA:"mengapa kamu menyuruh orang (mengerjakan)kebajikan,sedang kamu melupakan dirimu sendiri,padahal kamu membaca kitab(taurat)tidakkah kamu mengerti?(Q.S Al-Baqarah 44). dan firmanNYA:"lalu orang-orang yang dzalim menggantikan perintah (dengan perintah yang lain)yang tidak di perintahkan kepada mereka.lalu kami turunkan malapetaka dari langit kepada orang-orang yang dzalim itu.karena mereka(selalu)berbuat fasik."(Q.S Al-Baqarah 59).dan firmanNYA yang lain:"maka di sebabkan kedzaliman orang-orang yahudi,kami haramkan makanan yg baik-baik(yang dulunya)kami halalkan kepada mereka.karena mereka banyak menghalangi (manusia)dari jalan ALLAH .dan karena mereka menjalankan riba,padahal mereka sungguh telah dilarang darinya.dan karena mereka memakan harta orang dengan cara tidak sah(bathil)dan kami sediakan untuk orang-orang kafir diantara mereka adzab yang pedih."(Q.S An-Nissa:160- 161).perihal riba ini rasulullah s.a.w bersabda: yang di riwayatkan dari shahabat Ibnu Mas’ud r.a:”rasulullah s.a.w melaknat orang yg memakan riba dan yg memberi makan dengannya.”(Muslim-An-Nasa’i-Abu Daud/dlm riwayat At-Thirmidzi ditambahkan:”dua orang saksi dan penulisnya”./dalam riwayat muslim lainnya di tambahkan :”mereka adalah sama).dan dalam hadits lainnya di terangkan :”barang siapa yg menjual barang(dengan harga)dua penjualan dalam satu akad jual beli,maka ambilah harga yg terendah.jika tidak maka adalah riba/mengambil harga yg tinggi[harga kedua].(riwayat:Al-Hakim,Al-Baihaqi,Ibnu Hibban dlm shahihnya).dan dalam hadits lainnya di terangkan ”riba itu mempunyai tujuh puluh cabang.yang paling ringan adalah seperti menyetubuhi ibu kandungnya sendiri.”(riwayat:Ibnu Majjah.Al-Baihaqi dari shahabat Abu-Hurairah r.a)
dalam hal ini rasulullah s.a.w bersabda perihal kamu yahudi dengan sabdanya"penyebab kehancuran bani israil adalah ,jika orang shalih di antara mereka bertemu kepada pelaku maksiat,ia berkata;’takutlah kamu kepada ALLAH.janganlah kamu berbuat begitu,sesungguhnya itu tidak halal bagimu.’keesokan harinya,orang shalih itu bertemu dengan orang yang bermaksiat itu,dalam ke adaan sama.kemudian tidak mencegahnya malah duduk dan makan bersamanya.dan ketika mereka berbuat demikian,maka ALLAH menyatukan hati mereka.”(Thirmidzi.Abu Daud.dari shahabat:Ibnu Mas’ud r.a).kemudian dalam sabda rasulullah s.a.w yang lainnya:"bertaqwalah kamu dari fitnah dunia dan bertaqwalah kamu dari rayuan wanita.karena fitnah yang pertama menimpa bani israil adalah fitnah wanita.”(Muslim.dari shahabat Abu Sa’id al-Khudri r.a).dan rasulullah s.a.w bersabda,yang di riwayatkan dari jalan shahabat Abi Hurairah Abdur-Rahman bin Shakhrin bahwasanya rasulullah s.a.w bersabda:"jauhilah apa yang aku larang kalian untuk mengerjakannya.dan lakukanlah apa yang kuperintahkan semampu kalian.sesungguhnya kehancuran umat sebelum kalian,karena banyak bertanya dan menyelisihi nabi-nabi mereka."(Bukhari-Muslim).perihal hadits ini tentang banyaknnya mereka bertanya bertujuan untuk terlepas dari syariat dan hanya mencari dalih serta beralasan saja.  lihat juga dalam Q.S Al-Baqarah ayat 67-73.dan dalam hadits lainnya di sebutkan bahwa rasulullah s.a.w bersabda:"jangan lah kalian memberi salam seperti salamnya orang yahudi dan nasrani,sesungguhnya ucapan salam mereka dengan isyarat telapak tangan."(Al-Baihaqi.dihasankan oleh syaikh Al-AlBany dalam  shahih al jami no:7327 dan ash-shahihah no;1783).
Dengan jalan ,cara  apa saja mereka tempuh untuk suatu penentangan terhadap syariat yang mulia,yang pada dasarnya berdiri di atas kesombongan serta ke dengkian kepada orang-orang yang berada di atasnya,dari para nabi,rasul dan orang-orang yang mengikutinya sebagaimana yang ALLAH s.w.t khabarkan:"kemudian apabila kebaikan(kemakmuran)datang kepeda mereka mereka berkata;'ini adalah karena(usaha)kami.dan jika mereka di timpa kesusahan,mereka lemparkan sebab kesialan itu kepada Musa dan pengikutnya.ketahuilah sesungguhnya nasib mereka di tangan ALLAH,namun kebanyakan mereka tidak mengetahui..(Q.S .Al-A'raf 131..).dan firmanNYA:"dan(kami hukum juga)karena kekafiran mereka(terhadap Isa)dan tuduhan mereka yang keji terhadap Maryam.dan(kami hukum juga)karena ucapan mereka;'sesungguhnya kami telah membunuh Al-Masih putra Maryam.rasul ALLAH .padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak pula menyalipnya.tetapi(yang mereka bunuh adalah) orang di serupakan dengan Isa sesungguhnya mereka yang berselisih pendapat tentang(pembunuhan)Isa ,selalu dalam keragu-raguan tentang yang di bunuh itu.mereka benar-benar tidak tahu(siapa yang sebenarnya yang di bunuh itu)melainkan mengikuti persangkaan belaka.jadi mereka tidak yakin telah membunuhnya..tetapi ALLAH telah mengangkat Isa ke hadiratNYA.ALLAH maha perkasa lagi maha bijaksana. .(Q.S.156-158).perihal rencana pembunuhan terhadap nabi Isa a.s sesungguhnya ketika nabi Isa a.s telah di berikan wahyu oleh ALLAH perihal rencana pembunuhannya,maka ia berunding kepada ke 12 muridnya siapa yang akan menggantikannya untuk di bunuh.maka majulah seorang muridnya yang bernama Sarjis,agar dirinya lah yang menggantikannya.maka ALLAH menyerupakan ia dengan nabi Isa .a.s kemudian nabi Isa a.s.di angkat ALLAH kelangit,dan kaum yahudi menangkap Sarjis yang telah di serupan dengan nabi Isa .a.s untuk di salip dan di bunuh yang sebelumnya di siksa terlebih dahulu.(untuk lebih jelasnya lihat tafsir ibnu katsir dalam hal ini.)perihal nabi Isa a.s ada riwayat yang sahih bahwasanya ketika rasulullah s.a.w di mi'rajkan ALLAH menuju sidratul muntaha,beliau s.a.w bertemu nabi Isa a.s di langit yang kedua.(lihat juga dalam sahih bukhari perihal isra-mi'raj rasulullah s.a.w.
Mereka bodoh karena hatinya tertutupi oleh kedengkian,penentangan dan kelicikan mereka.ya... karena kedengkian kepada rasulullah s.a.w yang ALLAH utus sebagai penutup para nabi dan rasul.mereka beranggapan bahwasanya merekalah yang berhak atas itu ,karena mereka selalu memohon  dan berdoa untuk di di utus seorang nabi dan rasul.namun ALLAH yang maha mengetahui berkehendak lain.IA menurunkan dan mengutus seorang nabi dan rasul yang terakhir dari bangsa Arab,sebagai mana yang ALLAH azza wa jalla berfirman:"sesungguhnya kami telah mengambil janji dari bani israil,dan telah kami utus kepada mereka rasul-rasul.tetapi setiap rasul yang datang kepada mereka dengan apa yang tidak sesuai dengan ke inginan mereka,(maka)sebagian (dari rasul-rasul itu)mereka dustakan dan sebagian lagi mereka bunuh.(Q.S Al-Maidah 70).dan firmanNYA yang lain:"sangatlah buruk(perbuatan)mereka menjual dirinya,dengan mengingkari apa yang telah di turunkan ALLAH,karena dengki bahwa ALLAH menurunkan karuniaNYA kepada siapa saja yang DIA kehendaki diantara hamba-hambaNYA"(Q.S Al-Baqarah 90).dan firmanNYA yang lain:"dan setelah datang kepada mereka seorang rasul(Muhammad)dari ALLAH yang membenarkan apa yang ada pada mereka,sebagian dari orang-orang yang di beri kitab(taurat)melemparkan kitab ALLAH itu kebelakang(punggung)seakan-akan mereka tidak tahu"(Q.S Al-Baqarah 101).akibat kedengkian yang amat sangat kepada rasulullah s.a.w menjadikan mereka semakin jauh dari kebenaran sehingga mereka menjadi pendusta,sebagai mana yang ALLAH azza wa jalla khabarkan:"dan apabila mereka berjumpa dengan orang-orang yang beriman,mereka berkata;'kami telah beriman.'dan apabila kembali kepada sesamanya,mereka bertanya;'apakah akan kamu ceritakan kepada mereka apa yang yang telah di terangkan ALLAH kepadamu,sehingga mereka akan menyanggah kamu di hadapan tuhanmu?tidakkah kamu mengerti?"(Q.S Al-Baqarah 76) dan firmanNYA:"dan diantara mereka ada yang buta huruf tidak memahami kitab(taurat)kecuali hanya berangan-angan,dan mereka hanya menduga-duga.maka celakalah orang-orang yang menulis kitab dengan tangan mereka (sendiri).kemudian mereka berkata'ini dari sisi ALLAH'(dengan maksud ingin menjualnya dengan harga yang murah.maka celakalah mereka,karena tulisan tangan mereka,dan celakalah mereka dengan apa yang mereka perbuat."(Q.S Al-Baqarah 78-79).dan firmanNYA:"mereka itulah orang-orang yang membeli kehidupan dunia dengan(kehidupan)akhirat.maka tidak akan di ringankan azabnya dan mereka tidak akan di tolong."(Q.S Al-Baqarah 86).dan dalam firmanNYA yang lain:"wahai rasul(Muhammad)janganlah engkau di sedihkan karena mereka berlomba-lomba dalam ke kafirannya,yaitu orang-orang(munafik)yang mengatakan dengan mulut mereka;'kami telah beriman'padahal hati mereka belum beriman.dan juga orang-orang yahudi yang suka mendengar(berita-berita)bohong.dan sangat suka mendengar(perkataan-perkataan)orang lain yang belum pernah datang  kepadamu.mereka mengubah kata-kata(taurat)dari makna yang sebenarnya.mereka mengatakan;'jika ini yang di berikan kepadamu(yang sudah di ubah)terimalah,dan jika kamu di berikan yang bukan ini maka hati-hatilah.(Q.S Al-Maidah 41).kemudian firmanNYA yang lainnya:"di antara orang-orang yahudi ada yang mengubah perkataan dari tempat-tempatnya.dan mereka berkata;'kami mendengar tetapi kami tidak mau menurutinya."(Q.S An-Nissa 46).dan firmanNYA yang lain:"dan orang-orang yahudi berkata;'Uzair anak ALLAH.'dan orang-orang nasrani berkata;'Al-Masih putra ALLAH'.itulah ucapan yang keluar dari mulut mereka.ucapan itu mengikuti ucapan orang-orang kafir terdahulu.ALLAH melaknat mereka.bagaimana mereka sampai berpaling."(Q.S At-Taubah 30).dalam firmanNYA:"orang-orang yahudi dan nasrani berkata;'kami adalah anak-anak ALLAH dan kekasih-kekasihNYA.(Q.S.Al-Maidah 18.). dan firmanNYA yang lain:"mereka menjadikkan oranng-orang alim(yahudi)dan rahib-rahibnya(nasrani)menjadi tuhan selain ALLAH.(QS At-Taubah 31). berkenaan ayat ini ada beberapa hadits yang menerangkannya,diantaranya hadits yang di riwatakan oleh At-Thirmidzi dan imam Ahmad:bahwasanya ,Ady bin Hatim r..a ketika beliau baru masuk islam berkata kepada rasulullah s.a.w;'sungguh kami tidaklah menyembah mereka'.maka rasulullah s.a.w bersabda;'bukankah mereka telah mengharamkan apa yang di halalkan ALLAH kemudian kalian mengharamkannya dan bukankah mereka telah menghalalkan apa yang di haramkan ALLAH kemudian kalian menghalalkannya ?aku menjawab ya.demikianlah penyembahan kalian kepada mereka.'.kemudian dalam hadits yang lainnya yang di riwayatkan oleh Bukhari dan Muslim dari 'Aisah r.a ia berkata;'ketika rasulullah s.a.w.menjelang di ambil nyawanya ,beliau segera menutupkan kain di atas mukanya lalu beliau kembali membukanya tatkala menyesakkan nafasnya,kemudian beliau bersabda:'semoga laknat di timpakan kepda orang-orang yahudi dan nasrani.mereka menjadikan kuburan para nabi sebagai tempat ibadah.'.  dalam.dan firmanNYA yang lain:"perumpamaan orang-orang yang di berikan taurat,kemudian mereka tidak membawanya(mengamalkannya) adalah seperti keledai yang membawa kitab-kitab yang tebal.sangat buruk perumpamaan kaum yang mendustakan ayat-ayat ALLAH.dan ALLAH tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang dzalim."(.Q.S Al-Jumuah 5..).

KESIMPULAN DARI SEMUANYA:
       .bahwasanya orang-orang yahudi adalah kaum yang selalu membantah,tidak taat,sombong,pendengki,pengadu domba,penghasud,picik,hingg hatinya membatu.tidak tahu berterima kasih(tak bersyukur)menjadikan kuburan para nabi menjadi sebuah bentuk penyembahan,menjadikan nabi Uzair sebagai tuhan,mengikuti rahib-rahib mereka dalam menghalalkan yang di haramkan ALLAH dan mengharamkan apa yang di halalkan ALLAH s.w.t,membuat dan merubah kitab dan ketentuan ALLAH dengan sesuatu yang mereka buat,menyelisihi,melawan-menyakiti bahkan membunuh para nabi dan rasul serta orang-orang yanng mengikutinya, selalu melupakan dirinya dalam kebaikan dan kebenaran-sementara mereka menyuruh orang lain agar melaksanakannya,selalu memutuskan silaturahim,melawan orang tua dalam ketaatan kepada ALLAH,memakan harta orang lain denngan cara bathil;seperti riba,menipu dll,selalu beralasan agar mereka tidak di bebani syariat,mereka menukar akhirat dengan kesenangan dunia yang sasaat,tidak menerima kebenaran bahkan sebaliknya mengambil kesesatan dan senang membuat perayaan-perayaan sebagaimana yang di riwayatkan oleh Bukhari dalam shahihnya. bahwasanya tatkala seorang yahudi pernah berkata kepada 'Umar bin Khathab r.a ,yang katanya apabila suatu ayat yang telah di turunkan kepada islam untuk mereka,maka  mereka akan membuat suatu perayaan.maka 'Umar bin Khathab bertanya ;'ayat manakah itu?.kemudian si yahudi berkata;'ayat yang berbunyi;'telah KUsempuranakan bagimu agamamu.dan telah AKU cukupkan nikmatKU untukmu.dan telah KU ridhoi islam sebagai agamamu,'*Q.S Al-Maidah 3) .

Akhirnya shalawat serta salam terlimpah dan tercurah kepada nabi dan rasul terakhir,panutan bagi seluruh alam Muhammad s.a.w.serta tak lupa keridhoan dan keselamatan untuk para shabata rsaulullah seluruhnya,serta kepada orang-orang yang mengikutinya hingga akhir zaman.  

Senin, 22 Desember 2014

PERIHAL NIAT

Search Enginewww.arrahmah.com

Segala puji milik ALLAH s.w.t karena DIA lah zat yang maha esa,dengan ketinggianNYA tak dapat di jangkau oleh sesuatupun juga.DIA lah yang menciptakan makhluk dalam kegelapan DIA pulalah yang memberikan cahaya berupa petunjuk,ilmu dan apa-apa yang dinginkanNYA untuk makhluk NYA yang IA kehendaki.barang siapa yang di beri petunjuk maka tak ada satu juapun yang dapat menyesatkannya.begitu pula barang siapa yang di sesatkanNYA,tidak satupun jua yang dapat memberi petunjuk.
Ketahuilah sesungguhnya niat merupakan sebuah keinginan seseorang dalam awal mula mengerjakan sesuatu yang di anggap dapat menjadikan dirinya sebagai sesuatu bentuk yang di inginkannya.ini masuk dalam segala keadaan ;baik perkataan maupun perbuatan perbuatan.karena tidaklah pahala maupun dosa terjadi di karenakan niat ini.adapun keikhlasan sebagai sesuatu yang utama yang harus di tuju agar niat itu baik dan sempurna.tidak ketinggalan pula pengambilan jalan dan cara yang di tempuhpun harus sesuai dari garis yang telah di tentukanNYA,mengikuti nabi yang terutus sebagai mandat sang pemberi syariat itu sendiri,yakni ALLAH azza wa jalla.berapa banyakperbuatan itu hancur tak berarti di karenakan niat itu berubah alur dan bentuk sebagai sebuah kedustaan dan penentangan.dan berapa banyak pula pergulatan niat dalam hati seseorang ketika berjalan dalam perwujutan niat itu sendiri yang sering kali muncul dalam hati seseorang,yang bisa jadi niat lurus memenangkan pertempuran itu sendiri,atau justru sebaliknya kalah dan tak berdaya  di karenakan syaithan sang pembisik mengelabuinya.lantas bagaimana cara agar niat yang ikhlas terpelihara dalam hati dan terwujud dalam perbuatan...?tentunya di perlukan tekad yang kuat,ketundukkan yang penuh kepada sesuatu yang di tuju yakni ALLAH yang maha suci,serta mengetahui apa-apa yang menjadi rintangan dan hambatan terhadap niat itu sendiri.disini penulis mencoba berbagi ilmu melalui al-quran dan sunnah nabi Muhammad s.a.w dan para shahabat r.a yang mereka di puji ALLAH s.w.t dan rasulNYA dalam hal apapun dari ketaatan,perbuatan serta ucapan mereka.
Beberapa hambatan dalam niat yang baik:
       1.mengutarakan niat tanpa ada keinginan yang kuat dalam hati untuk melaksanakannya.dalam hal ini tentu hanya bualan dan omong kosong belaka,dan permainan hati terhadap niat tersebut.sebagaimana seorang ulama berkata:”perkataan itu laksana air yang di siramkan di atas tanah.ia akan habis tak berbekas.”.seseorang yang lurus agamanya serta mempunyai tanggung jawab dan ketundukan terhadap ALLAH s.w.t selalu mengingat apa-apa yang harus di lakukan untuk dirinya dan tujuan akhir dari hidup,karena jikalau tidak,maka hati akan selalu lalai dan tergoda dalam sebuah permainan dan senda gurau belaka.dalam hal ini ALLAH azza wa jalla mengingatkan kita dalam firmanNYA:”dan janganlah kamu mengikuti sesuatu yang  tidak kamu ketahui.karena pendengaran,penglihatan dan hati semuanya akan di mintai pertanggungjawabannya.”(Al-Isro 36).sehingga seseorang yang tidak terjerumus kedalam permainan hati dan melalaikannya akan mendapat kebaikan berupa pahala.karena rasulullah s.a.w. bersabda:” barang siapa yang berniat melakukan kebaikan dan dia belum melaksanakannya maka ALLAH akan mencatatnya sebagai kebaikan yang sempurna.dan barang siapa yang melaksanakannya ALLAH akan mencatatnya sebagai sepuluh kebaikan hingga tujuh ratus  atau bahkan lebih.dan barang siapa yang berniat melakukan kejahatan dan dia belum melaksanakannya,maka ALLAH akan mencatatnya sebagai satu kebaikan.dan barang siapa yang melakukan kejahatan itu akan di catat satu ke burukan. .”(riwayat bukhari-muslim..)dan sabda beliau s.a.w  lainnya  dari Ibnu ‘Abbâs Radhiyallahu anhuma bahwa Rasûlullâh Shallallahu alaihi wa sallambersabda, ”Sesungguhnya Allâh Azza wa Jalla memaafkan kesalahan (yang tanpa sengaja) dan (kesalahan karena) lupa dari umatku serta kesalahan yang terpaksa dilakukan." Hadits ini shahih. Diriwayatkan oleh Ibnu Mâjah (no. 2045), al-Baihaqi dalam as-Sunanul Kubra (VII/356-357), ad-Dâraquthni (III/403), al-Hâkim (II/198), Ibnu Hibbân (no. 7175 –at-Ta’lîqâtul Hisân), al-‘Uqaili dalam adh-Dhu’afâ (IV/1298).sementara Syaikh Muhammad Nashiruddin al-Albâni rahimahullah dalam Irwâ-ul Ghalîl (no. 82) menghukuminya sebagai hadits yang shah                                                                 
           2.mengetahui  fitnah-fitnah yang mengotori  hati.ketahuilah bahwasanya fitnah-fitnah muncul di karenakan penentangan serta ketidaktahuan terhadap apa-apa yang harus di jauhi dan di tiadakan dalam diri serta masyarakat dan agama.IA yang maha pemurah dan maha penerima taubat berfirman:”telah nampak kerusakan di daratan dan lautan di karenakan perbuatan tangan manusia.supaya  ALLAH merasakan sebagaian dari perbuatan mereka,agar mereka kembali kejalan yang benar.(Q.S Ar-Ruum 41).dan firmanNYA yang lain:”dan musibah apa pun yang menimpa kamu adalah karena perbuatan tangan kamu sendiri,dan ALLAH memaafkan banyak dari kesalahan-kesalahanmu.”(Q.S As-Syura 30.). dan firmanNYA:”dan tidaklah kami  menzholimi mereka,tetapi mereka lah yang menzholimi diri mereka sendiri.”(Q.S Az-Zuhruf 76.).adapun bentuk fitnah itupun bermacam-macamdari;syirik(menyekutukan ALLAH)kemunafikan,bid’ah(membuat sesuatu yang baru dalam agama),sombong,dengki,thiyaroh(merasa bernasib sial melihat burung atau kepada sesuatu) ataupun lainnya;yakni bentuk kesalahan dari dosa dan kesalahan manusia,sebagaimana yang rasulullah s.a.w. .sabdakan:”dosa itu sesuatu yang meresahkan hati dan engkau tidak mau di lihat manusia..”(riwayat:Muslim dari  jalan shahabat Nuwas bin Sam’aan r.a.).imam AS Syafi’i rahimahullah pernah bertanya kepada Waki(guru beliau)perihal hafalannya yang buruk,maka beliau(gurunya)menjawab :”sesungguhnya  dosa yang engkau lakukan  menjadikan hafalanmu buruk,karena tidak akan berkumpul kebaikan dan keburukan dalam satu hati)”.dan lebih dalam lagi perihal dosa/fitnahserta apa-apa yang bisa membalikkan niat seseorang adalah keumuman fitnah/dosa yang di lakukan suatu masyarakat di suatu tempat akan berdampak kepada perilaku buruk dan membelokkan  serta ketiadaan niat yang baik,tulus ikhlas kepada ALLAH s.w.t sebagaimana yang rasulullah s.a.w. sabdakan:” ”apabila riba telah muncul dalam suatu daerah,maka mereka telah menghalalkan siksa ALLAH bagi diri mereka sendiri(AL-Hakim dari shahabat Ibnu Abbas r.a).dan sabda beliau s.a.w. lainnya,dalam hadits yang panjang yang di riwayatkan dari jalan shahabat Huzaifah r.a:” kata Hudzaifah:”aku mendengar rasulullah s.a.w. bersabda:”fitnah membentang dalam lubuk  hati manusia  sedikit demi sedikit bagai tenunan sehelai tikar.hati yang menerimanya akan mendapat bercak hitam.sedangkan hati yg menolak fitnah itu akan tetap putih cemerlang selama langit dan bumi masih ada.hati yg telah terkena bercak hitam,lama-lama semakin sangat hitam,bagaikan belanga yg tertelungkup.dia tidak mengenal lagi baik dan buruk,tetapi hanya mengikuti kehendak hawa nafsunya semata.”(riwayat:Muslim)
           3. menunda-nunda waktu untuk melaksanakan niat.ini juga termasuk kedalam  sesuatu kelalaian,karena di dalamnya terdapat permainan dan bisikan syaithan agar engkau selalu berada dalam dalam keburukan dan melalaikan.rasulullah s.a.w bersabda:”jadilah kamu hidup di dunia seperti seorang  yang asing atau seorang musafir”.berkata Ibnu Umar r.a:’jika engkau berada di sore hari maka janganlah  menunggu pagi,dan jika berada di pagi hari,maka jangnlah menunggu sore hari.dan ingatlah sehatmu ,untuksakitmu.dan ingatlah hidupmu,sebelum datang matimu.”(riwayat:.bukhari,dari jalan Ibnu Umar r.a)
           4.berteman dengan orang-orang yang lalai dan buruk.karena teman yang buruk tentu  tidak sesuai dengan orang-orang yang selalu ingin mensucikan diri dan selalu berbuat baik.sebagaimana yang rasulullah s.a.w sabdakan:” Permisalan teman yang baik dan teman yang buruk ibarat seorang penjual minyak wangi dan seorang pandai besi. Penjual minyak wangi mungkin akan memberimu minyak wangi, atau engkau bisa membeli minyak wangi darinya, dan kalaupun tidak, engkau tetap mendapatkan bau harum darinya. Sedangkan pandai besi, bisa jadi (percikan apinya) mengenai pakaianmu, dan kalaupun tidak engkau tetap mendapatkan bau asapnya yang tak sedap.” (HR. Bukhari 5534 dan Muslim 2628).
           5.mengucapkan lafadz  niat dalam ibadah.dalam sub judul ini masuk kedalam perihal sesuatu yang di ada-adakan dalam agama(bid’ah)karena perbuatan ini merupakan bentuk penentangan  yang di bungkus oleh ke baikan.karena di dalamnya syaithan sang pengelabu yang licik telah berhasil dalam menjerumuskan seseorang kedalam pembuatan syariat baru.mengapa demikian..? ....ya karena di dalam bid’ah pelakunya meyakini dan mengira bahwasanya perbuatannya baik dan benar ,mereka membuat sesuatu  amalan di sandarkan kepada  perkiraan dan syak wasangka belaka,dengan mengartikan al-qur’an dan sunnah nabi s.a.w tidak berdasarkan ilmu yang pasti,yang berasal dari para shahabat radiallahu anhum,karena merekalah yang lebih mengerti tentang al-qur’an dan sunnah rasulullah s.a.w.sebagaimana yang rasulullah s.a.w  khabarkan dalam sebuah hadits yang di riwayatkan dari jalan Abu Najih ‘irbat bin sariah r.a:”barang siapa yang hidup setelahku akan mendapati pertentangan yang banyak,maka dari itu ikutilah sunnahku dan sunnah  khulafaur rasyidin yang di beri petunjuk.gigitlah ia dengan gigi geraham kalian.maka ketahuilah setiap yang di ada-adakan itu bid’ah dan setiap bid’ah itu sesat(riwayat:Ibnu Majjah).dan sabda beliau s.a.w lainnya:”barang siapa yang mengadakan suatu amalan yang tidak ada contohnya dari kami maka ia tertolak.(riwayat:Bukhari-Muslim.dari jalan Aisyah r.a).Ibnu Al-Jauzi rahimahullah pernah berkata:”iblis lebih menyukai pelaku bid’ah di bandingkan dengan pelaku maksiat.karena di dalam bid’ah pelakunya  megira perbuatannya adalah baik.adapun pelaku maksiat masih mengakui bahwa perbuatannya adalah buruk dan salah.”(dalam kitab talbis-iblis)
Di bawah ini contoh-contoh bid,ah mengenai niat:
          -mengucapkan lafadz niat ketika mengawali shalat.ini termasuk bid’ah karena tidak ada dasar dan keterangan yang benar dari rasulullah s.a.w.
         -mengucapkan lafadz niat ketika hendak wudhu.inipun tidak ada dalil dan keterangan dari rasulullah s.a.w.adapun yang benar hanya membaca bismillah,sebagaimana yang rasulullah s.a.w sabdakan:” Tidak ada shalat (tidak sah)bagi orang yang shalat tanpa berwudhu dan tidak ada wudhu (tidak sah) wudhunya seseorang yang tidak menyebut nama Allah.” (HR. Abu Dawud no. 101, Ibnu Majjah no. 397, dan at-Thirmidzi no. 25 dan dihasankan oleh Syaikh al-Albani di Irwa’ no. 81 dari shahabat Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu)

          -mengucapkan lafadz niat ketika berpuasa/makan sahur.inipun tidak ada dasarnya dari rasulullah s.a.w.    
Akhirnya shalawat serta salam terlimpah dan tercurah kepada nabi dan rasul akhir zaman panutan bagi seluruh umat rasulullah Muhammad s.a.w.serta tak lupa juga keridhoan terlimpah kepada seluruh para shahabat beliau seluruhnya,serta keselamatan bagi orang-orang yang mengikutinya hingga akhir zaman.            

Minggu, 30 November 2014

SEPUTAR KE-IMANAN

Search Engine www.arrahmah.com
Segala puji bagi ALLAH azza wa jalla,yg telah menciptakan manusia dengan berbagai macam bentuk dan rupa.serta menjadikan mereka bersuku bangsa dengan kesatuan dan perbedaan di atas cahaya iman dan kegelapan kekafiran.
 DAN SUNGGUH INILAH JALANKU YANG LURUS.MAKA IKUTILAH!JANGAN KAMU IKUTI JALAN-JALAN(YANG LAIN)YANG AKAN MENCERAI BERAIKAN KAMU DARI JALANNYA.DEMIKIANLAH DIA MEMERINTAHKAN KAMU AGAR KAMU BERTAQWA.”(Q.S Al-An’am 153)
“Iman itu engkau beriman kepada ALLAH,malaikat-malaikatNYA,kitab-kitabNYA,rasul-rasulNYA,hari akhir,dan kepada takdir baik dan buruk”(Bukhari-Muslim dari shahabat ‘Umar bin Khathab).
sesungguhnya seseorang hamba tidak akan mencapai hakikat iman,hingga ia memahami bahwa apa yang menimpanya bukan untuk memfonisnya bersalah.dan apa yang mensalahkannya bukan berarti menimpanya.”(Ahmad,Asy-Syaibany/di shahihkan  Al-Albany dalam takhrij kitab sunnah Asy-Syaibany)
Ketahuilah sesungguhnya keimanan merupakan kunci pokok bagi seseorang agar dapat mencapai rahmat dan keridhoanNYA baik di dunia maupun di akhirat.meski untuk mencapai dan mempertahankannya di perlukan ketekunan,kesungguhan serta pengetahuan di dalamnya,agar tidak terjerumus kedalam lembah kemusyrikan,penentangan  serta ke munafikan kepadaNYA. Adapun keimanan itu sendiri merupakan mutlak dari NYA.karena ini perihal hati sebagai pemegang amanah,serta sebagai penerima dan penggeraknya.sebagaimana firmanNYA:”dan DIA yang mempersatukan hati mereka(orang-orang yg beriman).walaupun kamu menginfakkan semua(kekayaan)yang berada di bumi,niscaya kamu tidak akan mempersatukan hati mereka,tetapi ALLAH telah mempersatukan  hati mereka.sungguh,DIA maha perkasa,maha bijaksana.”(Q.S Al-Anfal 63).dan firmanNYA:”dan rahasiakanlah perkataanmu atau kemukakanlah,sungguh DIA maha mengetahui segala isi hati.(Q.S Al-Mulk 13).
Adapun keimanan itu mempunyai tiga unsur yang harus ada dalam diri setiap orang yang beriman.maka jika tidak belum benarlah,atau belum sempurnalah keimanan tersebut.adapun ketiga unsur tersebut antara lain:
           1.hati dengan pembenarannya.sebagaimana firmanNYA:”wahai rasul(Muhammad)janganlah engkau di sedihkan karena mereka berlomba-lomba dalam kekafirannya.yaitu orang-orang(munafik)yang mengatakan dengan mulut mereka;’kami telah beriman,’padahal hati mereka belum beriman.”(Q.S Al-Maidah 41).
          2.perkataan dan pembenarannya(tunduk/islam),sebagaimana firmanNYA:”orang-orang badui berkata;’kami telah beriman’katakanlah (kepada mereka);’kamu belum beriman,tetapi katakanlah kami telah tunduk,karena iman belum masuk kedalam hatimu.”(Q.S Al-Hujurat 14).
          3.pembenaran dengan perbuatan(islam).sebagaimana firmanNYA:”dan orang-orang yang beriman,laki-laki ataupun perempuan,sebagian mereka menjadi penolong bagi sebagian yang lain.mereka menyuruh berbuat yg maruf,dan mencegah dari yang munkar,melaksanakan shalat,menunaikan zakat,dan taat pada ALLAH dan rasulNYA.mereka akan di beri rahmat oleh ALLAH.sungguh,ALLAH maha perkasa,maha bijaksana.”(Q.S At-Taubah 71).dan rasulullah sa.w.bersabda:”islam itu di bangun atas lima perkara;bersaksi bahwa tiada tuhan selain ALLAH,Muhammad rasulullah,mendirikan shalat,menunaikan zakat,haji ke baitullah,dan shaum ramadhan”.(riwayat:Bukhari-Muslim dari shahabat Abdullah bin ‘Umar r.a)
Namun perlu di ketahui bahwasanya ketentuan/unsur diatas akan tidak berarti atau sebut saja kafir dan munafik,jika salah satu diantara ketiganya di dustakan,di permainkan,atau tidak di akui dan di buang begitu saja dengan hujjah yang telah pasti dan jelas.melecehkan apa yang ada di dalamnya serta orang-orang yang berada di atasnya.lihat juga tulisan saya tentang:kafir vs iman dan sifat-sifatnya/munafik siapa mereka/yang utama.
Ketahuilah bahwasanya keimanan  itu berdiri dengan kokoh dan kuat jika ia di berikan ujuan-ujian.karena tidaklah sesuatu itu kuat di dasari dengan adanya sesuatu yg mencoba meruntuhkannya,ataupun mengotorinya.karena ALLAH s.w.t menciptakan manusia dan menurunkannya ke dunia bertujuan agar manusia itu sendiri bisa dan mampu kembali kepadaNYA dengan selamat,sebagaimana firmanNYA:”dan sembahlah tuhanmu hingga yakin(ajal)menjemputmu.”(Q.S Al-Hijr  99.).dan firmanNYA:”(yaitu)hari dimana tidak berguna lagi harta dan anak-anak,kecuali orang-orang yg datang dengan hati yang bersih.”(Q.S Asy-Syu’ara 88-89).  dan IA pun memberitahukan tentang adanya ujian itu,bertujuan agar manusia mengetahui dan mendapat pelajaran serta menjadi tenang dengan nya.dalam hal ujian ini bertingkat-tingkat tentunya,karena ALLAH s.w.t  menciptakan manusia pun demikian adanya.meski dalam satu atau dua sisi  terdapat kesamaan.sebagaimana yg IA firmankan:”(kedudukan)mereka itu bertingkat-tingkat di sisi ALLAH,dan ALLAH maha melihat apa yg mereka kerjakan.”(Q.S Ali-Imran 163)dan firmanNYA:”dan kami pecahkan mereka di dunia ini menjadi beberapa golongan.diantaranya ada orang-orang yg shaleh,dan ada yg tidak demikian.”(Q.S Al-A’RAF 168). Dan rasulullah s.a.w bersabada perihal ini dalam sabdanya:”seseorang yg terlihat baik di masa jahiliah ,maka akan terlihat baik pula pada masa  islam jika mereka mengetahui.”(riwayat:Muslim/dari shahabt Abu Hurairah r.a). dan IA pun memberitahukan tentang adanya ujian itu,bertujuan agar manusia mengetahui dan mendapat pelajaran serta menjadi tenang dengan nya.sebagaimana firmanNYA” ALIF-LAM-MIM.apakah manusia mengira bahwa mereka akan di biarkan begitu saja mengatakan;’kami beriman’dan mereka tidak di uji?.dan sungguh,kami telah menguji orang-orang sebelum mereka,maka ALLAH pasti mengetahui orang-orang yang benar dan pasti mengetahui orang-orang yang dusta.(Q.S Al-Ankabut:1-3). dan firmanNYA:”ALLAH tidak akan membiarkan orang-orang yg beriman sebagaimana keadaan kamu seperti sekarang  ini,sehingga IA membedakan yg buruk dari yg baik.ALLAH tidak akan memperlihatkan hal-al yg ghaib,tetapi ALLAH memilih diantara yg DIA kehendaki dari rasul-rasukNYA.”(Q.S Al-Baqarah 179). Dan dalam firmanNYA yg lain:”apakah kamu mengira akan masuk surga,padahal belum nyata bagi ALLAH orang-orang yg berjihad di antara kamu,dan belum nyata orang-orang yg sabar.”(Q.S Ali-Imran 142).dan rasulullah sa.w. bersabda perihal ini :”yang paling berat di berikan ujian adalah para nabi.kemudian orang yg setelahnya.kemudian orang yg setelahnya.seseorang akan di uji menurut kadar agamanya.apabila agamanya kuat,maka ujiannya semakin besar.namun apabila agamanya lemah maka ujiannya lemah pula.seseorang senantiasa di uji,hingga ia berjalan di muka bumi dalam keadaan bersih tanpa dosa.””(riwayat:thirmidzi,Ibnu Majah,Ahmad/di shahihkan Al-Albany dlm shahih targhib wa targhib dari Mushab bin Sa’id dari ayahnya).
Adapun ALLAH s.w.t juga telah mengabarkan bagaimana keadaan orang-orang yg keimanan mereka berada di antara keadaan iman dan kafir serta berada dalam kemunafikan.sebagaimana firmanNYA:”dan di antara manusia ada yang menyembah ALLAH hanya di tepi.maka jika ia memperoleh ke bajikan,dia merasa puas.dan jika dia di timpa suatu cobaan,dia berbalik kebelakang.dia rugi di dunia dan akhirat.itulah kerugian yang nyata.dia menyeru kepada selain ALLAH sesuatu yg tidak dapat mendatangkan bencana dan tidak(pula)memberi manfaat kepadanya.itulah kesesatan yg jauh.”(Q.S Al-Hajj 11-12).
Dan karena ujian ini perihal penerimaan hati seseorang terhadap apa yg mempengaruhinya,maka haruslah di ketahui sesuatu yg menjadi penyebabnya.untuk hal ini maka lihatlah 3 tulisan saya perihal: keraguan-sang pengelabu yang licik-hawa nafsu dan bentuknya.
Perlu di ketahui bahwasanya iman itu mempunyai pasang surut laksana air,.ia bisa naik dengan ketaatan,dan turun dengan kemaksiatan,sebagaimana firmanNYA:”sesungguhnya orang-orang beriman adalah mereka yg apabila  di sebut nama ALLAH gemetar hatinya.dan pabila di bacakan ayat-ayatNYA kepada mereka maka bertambah(kuat)iman mereka.”(Q.S Al-Anfal 2).dan rasulullah s.a.w bersabda,dari Abu Hurairah r.a ia berkata Rasulullah s.a.w bersabda:”iman itu mempunyai tujuh puluh atau enam puluh cabang lebih.yang paling tinggi  laa ilaha illa llahu,dan yang paling rendah adalah menyingkirkan duri dari jalan.dan malu itu sebagian dari iman.”(Muslim).dan sabda beliau s.a.w lainnya:”sesungguhnya apabila anak adam berbuat dosa,akan muncul titik hitam dalam hatinya.jika ia bertaubat,maka  hatinya menjadi bersih.namun jika ia kembali melakukan dosa maka titik hitam itu akan bertambah lagi hingga menutupi hatinya.inilah tutupan yg di sebutkan ALLAH ta’ala:’sekai-kali tidak(demikian)sebenarnya apa yg mereka usahakan itu menutup  hati mereka.’”(Q.S Al-Mutafifin 14/(thirmidzi,An-Nasa’i,Ibnu Hibban,Al-Hakim/DARI Abu Hurairah r.a.)”dan sabda rasulullah s.a.w lainnya:”bagaimana pendapat kalian seandainya ada sebuah sungai di depan pintu rumah salah seorang di antara kalian,yg dia mandi di sungai tersebut setiap harti lima kali,apakah masih tersisa kotorannya sedikitpun?”mereka menjawab;’tidak’beliau bersabda:”maka itulah perumpamaan shalat lima waktu yg dengannya ALLAH menghapus beberapa kesalahan.”(Bukhari-Muslim).dan sabda beliau  s.a.w.yg lainnya:” shalat lima waktu dan shalat jum’at yg satu dengan shalat jum’at  berikutnya sebagai penghapus dosa di antara  itu selagi tidak melakukan dosa-dosa besar.”(Muslim/dari Abu Hurairah r.a).dan sabda beliau s.a.w lainnya:”ikutilah keburukan dengan ke baikan,niscaya kebaikan itu akan menghapuskan keburukan .dan pergaulilah manusia dengan akhlaq yg baik.”(Thirmidz/dari shahabat Abu Dzar r.a&Muadz bin Jabbal r.a).
Demikian lah tentang seputar keimanan .Akhirnya shalawat serta salam terlimpah dan tercurah kepada penutup para nabi dan rasul,panutan bagi seluruh alam Muhammad bin Abdillah s.a.w.serta tidak lupa pula kepada para shahabat beliau seluruhnya,tabi’in dan tabi’ut tabi’in serta orang-orang yg berada di atas jalannya hingga akhir zaman.