xmlns= http://www.sitemaps.org/schemas/sitemap/0.9. Sitemap: http://example.com/sitemap_location.xml IBNUSALIMA

Minggu, 31 Maret 2013

YANG MENYIMPANG

Search Engine

YAITU ORANG-ORANG YG MEMECAH BELAH AGAMA MEREKA MENJADI BEBERAPA GOLONGAN.SETIAP GOLONGAN  MERASA BANGGA DENGAN APA YG ADA PADA MEREKA.(Q.S Ar-RUM 32)
shahabat Al-‘Irbadh bin sariyah r.a bahwasanya ia berkata’ pada suatu hari kami shalat bersama Rasulullah s.a.w,setelah itu rasulullah s.a.w menghadap kepada kami.lalu memberi nasehat kepada kami yang membuat air mata kami berlinang dan hati kami bergetar.maka seseorang diantara kami bertanya’wahai rasulullah!seakan ini nasehat perpisahan kepada kami.maka pesan apa yang akan engkau berikan kepada kami?.’beliau berkata:’Aku wasiatkan kepada kalian agar bertaqwa kepada ALLAH dan tunduk serta taat meskipun hamaba sahaya yang hitam(memimpinmu).sesungguhnya orang-orang setelahku akan mendapat perselisihan yang banyak.maka hendaknya kalian berpegang teguh kepada sunnahku dan sunnah kulafaur rasyidin setelahku.peganglah dan genggamlah erat-erat.berhati-hatilah kalian kepada perkara yang baru,karena setiap perkara)yang diada-adakan)adalah bid’ah.dan setiap bid’ah adalah sesat.”(riwayat:Ibnu Majah

Ummahatul Mu’minin Aisyah r.a ia berkata;’Rasulullah s.a.w bersabda:”barang siapa yang mengadakan sesuatu perbuatan dalam (agama)ini  yang bukan datang darinya maka tertolak.”(riwayat:Ibnu Majah-Mutafaqun ‘Alaihi)
Ketahuilah sesungguhnya bid’ah telah terjadi sejak rasulullah s.a.w masih hidup.dengan adanya ketidak puasan sesorang (Dzul huairah)dengan pembagian zakat/sedekah.kemudian ia menyempal dan mengasingkan diri.kemudian ia membuat kelompok yg dikenal dengan khawarij.bukan di sini tempatnya untuk mengenal siapa dan apa tentang kelompok khawarij.kemudian setelah beliau s.a.w wafat,muncul bid’ah pada zaman shahabat radhiallahu ‘anhum.dengan adanya zikir jama’ah yg dikepalai oleh seseorang dengan pembacaan tasbih ,ataupun semisalnya.adalah Ibnu mas’ud r.a yg pertamakali diberitahukan oleh seseorang tentang masalah ini tentang sekelompok kaum,yg mrk duduk di dalam masjid sesudah magrib,dan seseorang dari mereka berkata;’bertahmidlah begini,bertakbirlah begini kmudian begini ..dan begeni. kemudian beliau berkata:”demi dzat yg tiada tuhan selain DIA,kalian telah melakukan aniyaya dengan melakukan bid’ah.kalian merasa lebih baik dari para shahabat dalam hal ilmu?.Amir bin Uyainah berkata;’kami beristugfar kepada ALLAH’beliau menimpali:’kalian harus meniti jalan rasulullah s.a.w.jika kalian berbelok kekanan dan kekiri,niscaya kalian akan tersesat jauh.”(riwayat:Ad-Darimi dlm as-sunan&al-Jauzi)
  Kemudian setelah lewat beberapa lama,maka bermunculanlah bid’ah-bid’ah yg lainnya,hingga dalam keyakinan ataupun aqidah,dengan mengatakan al-qur’an itu makhluk,menyimpangkan nash-nash yg jelas ataupun merubah dan mencari ta’wil ataupun arti dari ayat-ayat yg mutashabih(samar)dan hadits-hadits rasulullah s.a.w.
              Pembagian bid’ah.bid’ah terbagi dua:
       1.Bid’ah haqiqi:yaitu bid’ah yg berdiri sendiri tanpa penyandaran dari nash al-qur’an,maupun hadits rasulullah s.a.w.bid’ah ini terjadi di karenakan pemikiran yg menyimpang,dan hati yg buruk yg tidak sesuai dengan nash-nash taupun perbuatan para shahabat r.a.
      2.Bid’ah idhofi:yaitu bid’ah yg terjadi dikarenakan menta’wil atau merubah serta menyalah artikan nash-nash yg ada.baik  nash al-qur’an maupun nash hadits rasulullah s.a.w baik yg shahih,dho’if.palsu dan munkar,dengan tidak melihat perbuatan  dan perkataan para shahabat r.a. tentang nash-nash itu.
    Diantara contoh2 bid’ah haqiqi,diantaranya:
          -.tahlilan kematian.bid’ah ini tidak ada satu dalilpun dari al-qur’an dan sunnah rasulullah s.a.w .serta perbuatan shahabat r.a seorangpun.ketika anak beliau s.a.w (ibrahim)dan istri beliau s.a.w(khadijah),serta banyak para shahabat yg meninggal,beliau tidak mengadakan acara tahlilan 7-40-100 hari kematian,serta membacakan al-quran  di rumah yg berduka.
        -.perayaan isra dan mi’raj nabi s.a.w. ataupun nuzulul qur’an,serta mauled(hari kelahiran) beliau s.a.w.karena beliau tidak memerintahkan demikian atupun para shahabat r.a melakukannya sepeninggal beliau.
       -membaca lafadz niat shalat,puasa ,wudhu,haji dan umrah.karena tidak ada nash dari hadits nabi s.a.w,tentang perkara itu.
      -salaman setelah shalat,zikir berjama’ah setelah shalat.
      -membaca al-fatihah setelah shalat ataupun dalam keadaan lainnya,kecuali dalam tersengat binatang      berbisa.
      -membacakan al-qur’an di kuburan dan membacakan kepada mayit.
     - Mengumandangkan adzan sebelum penguburan mayit.
     -perayaan tahun baru masehi ataupun tahun baru islam.perayaan ulang tahun kelahiran seseorang.
     -mengadakan selatan pendirian bangunan  brupa rumah ataupun yg lainnya.
     -berisyarat/menunjuk dalam shalat di saat membaca syahadat.
     -membaca sadaqallahul azhim setelah membaca al-qur’an.
     -bersujud ketika setelah shalat atau keluar masjid.
     -mengadakan selamatan khatam al-qur’an
   

Diantara contoh bid’ah idhofi:
      -membaca surat yasin disetiap malam jum’at.
      -meyakini bahwasanya membaca surat al-waqiah dapat mendatangkan kekayaan.
      -shalat raghaib.
      -shalat hajad
      -mengadakan perayaan tanggal  17 ramadhan,atau meyakini pada tanggal ini  hari ‘id nya anak yatim
      -puasa beberapa hari di bulan syaban
      -puasa bulan rajab
      -membaca tasbih,tahlil tahmid sebanyak 1000,10000 ataupun bilangan selebihnya.
      -   Membaca zikir huhu hu
     -berzikir dengan menggunakan biji-bijian tasbih.
     -puasa dua hari pada tanggal 8-9 zulhijjah.
     -mengusap wajah setelah shalat dan berdoa
Demikianlah sekelumit contoh-contoh bid’ah.adapun selebihnya masih banyak yg belum tercatat dan teruraikan.  Akhirnya shalawat serta salam terlimpah dan tercurah kepada uswatun hasanah dan suri tauladan manusia seluruhnya nabi akhir zaman Muhammad rasulullah s.a.w.serta tidak lupa kepada para shahabat beliu seluruhnya,serta orang-orang yang mengikuti  dan berada di atas jalannya.

Sabtu, 30 Maret 2013

YANG UTAMA

Search Engine
DIA lah yg menurunkan al-kitab(al-qur’an)kepadamu(Muhammad)diantaranya ada ayat-ayatmuhkamat(terang dan jelas)itulah pokok-pokok kitab(al-qur’an)yang lain mutasyabihat(yg samar dan tak jelas).adapun orang-orang yg cenderung kepada kesesatan,mrk mengikuti yg mutasyabihat.untuk mencari-cari fitnah dan ta’wilnya.padahal  tidak ada yg mengetahuinya kecuali ALLAH.”(Q.S Ali-Imran 7)
Ketahuilah bahwasanya islam adalah agama sempurna yang miliki pijakan ataupun landasan yg kokoh,yang tidak menyimpang sedikitpun dari akal,hati dan fitrah manusia.sebagai makhluk yg di ciptakan juga di berikan amanah sebagai khalifah di muka bumi,maka haruslah setiap diri memiliki pegangan ataupun sandaran yang jelas,yang bersumber dari sang pencipta segala sesuatunya yakni ALLAH azza wa jalla.adalah aqidah-lah yang memiliki peranan yang sangat penting di samping tauhid sebagai tiang pancang dan pondasi segala sesuatunya.aqidah merupakan ikatan ,keyakinan serta kepercayaan seseorang kepada tuhannya.ia merupakan ilmu pelengkap dari pengesaan kepada ALLAH s.w.t yang harus di miliki dan diketahui oleh setiap individu.DIA sendirilah yang menetapkan  segala sesuatu bagi diriNYA.mengabarkan tentang keadaan diriNYA,meski sebatas apa yang harus di yakini oleh seorang makhluk meski bersifat ghaib.melalui lisan rasulNYA lahpengabaran diriNYA.apa yang di jelaskan ataupun didiyamkan haruslah di terima dan di yakini.karena keterbatasan akal manusia jualah  ALLAH s.w.t.mendiamkan sesuatu,sebagai bentuk maha kasihNYA ,sebagaimanafirmanNYA:”Dia mengetahui segala apa yang ada di hadapan mereka dan apa yang ada dibelakang mereka.dan mereka tidak mengetahui segala apapun tentang ilmuNYA melainkan apa yang di kehendakiNYA. “(Q.S Al-Baqarah 255).inilah beberapa aqidah yang harus di yakini,yang dikhabarkan olehNYA dalam al-qur’an,dan dalam hadits rasulullah s.a.w:
          1.ALLAH bersemayam diatas arsy:ALLAH azza wa jalla bersemayam di atas arsy.tanpa harus menanyakan apa arsy itu.bagaimana bentuknya,serta bagaimana ALLAH s.w.t itu bersemayam,dan apa itu bersemayam.karena tidak ada khabar dariNYA atau dari rasululluh s.a.w.ini merupakan perkara yang ghaib.meskipu IA tidak membutuhkan tempat,ruang,dan waktu.artinya adalah merupakan perkara yang ghaib bahwasanya di mana keberadaan ALLAH,apakah arsy itu sebuah tempat.adapun mausia hanya cukup mengimani apa yang tertera dalam al-qur’an dan sunnah rasulNYA Muhammad s,a,w.karena IA dengan ke maha tinggianNYA tidak dapat di jangkau dan di samakan oleh sesuatupun juga.sebagaimana firmanNYA:”DIA lah yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa;kemudian DIA bersemayam di atas arsy.DIA mengetahui apa yang masuk kedalam bumi dan apa yang keluar dari dalamnya.apa yang turun dari langit dan apa yang naik ke sana.dan DIA bersama kamu dimana saja kamu berada.dan ALLAH maha melihat apa yang kamu kerjakan.(Q.S. Al-Haddid. 4)(DIA bersama kamu dimana kamu berada maksudnya:’IA maha mengetahui berdasaarkan sifat dan ilmuNYA.adapun wujudNYA,tetap bersemayam di atas arsy/penulis.dan dalam firmanNYA yang lain:”DIA lah yang maha pengasih,yang bersemayam  di atas arsy.”(Q.S Thaha 5) dan dalam hadits shahih yang di riwayat kan dari jalan shahabat Al-Abbas bin Abdul Muthalib r.a ia berkata;’rasulullah s.a.w bersabda:”tahukah kalian,berapa jarak antara langit dan bumi?kami menjawab;’ALLAH dan rasuNYA lebih mengetahui’beliau bersabda:”jarak antara langit dan bumi adalah 500 tahunperjalanan .dan dia ntara satu langit lainnya jaraknya adalah 500 tahun perjalanan .sedangkan ketebalan langit masing-masing 500 tahun jarak perjalanan.antara langit yang tujuh dan arsy ada samudra.dan antara dasar samudra dengan permukaannya seperti jarak antara langit dan bumi.ALLAH ta’ala di atas semua itu dan tidak tersembunyi bagiNYA semua perbuatan anak adam”(RIWAYAT:Abu Daud)
         2.ALLAH mempunyai bentuk,tangan wajah, pendengaran,penglihatan,jari-jemari,tumit.namun ketahuilah manusia tidak bisa dan diharamkan membayangkan,menjabarkan atau menyerupakan IA dengan sesuatupun juga.sebagaimana firmanNYA:”DIA tidak dapat di capai oleh penglihatan mata.sedang DIA dapat  melihat segala penglihatan itu.dan DIA lah yg maha halus lagi maha teliti.”(Q.S Al-AN’AM 103).serta dalam firmanNYA yg lainnya:”tidak ada sesuatupun yg serupa dengan DIA.dan DIA maha mendengar lagi maha melihat.”(Q.S:Asy-syura 11).namun manusia hanya wajib meyakini dan mengimani apa-apa yang di khabarkan tentang diriNYA dan rasulNYA Muhammad s.a.w,tanpa harus mencari arti,dan ta’wilnya membuang atau merubah makna yang ada padaNYA.karena ini merupakan ilmu yang tersimpan untukNYA.sebagaimana firmanNYA:”dan orang-orang yahudi berkata’tangan ALLAH terbelenggu’sebenarnya tangan merekalah yg di belenggu dan merekalah yg di laknat di sebabkan apa yg mereka katakan itu.padahal kedua tangan ALLAH terbuka.”(Q.S Al-Maidah 64).serta firmanNYA:”(ALLAH)berfirman:”hai iblis,apakah yg menghalangi kamu sujud kepada apa yg telah AKU ciptakan dengan kedua tanganKU.”(Q.S Shadd 75).serta firmanNYA:”..dan dalam hadits yang shahih di sebutkan dari jalan shahabat Ibnu Umar r.a ia berkata;’rasulullah s.a.w bersabda:”ALLAH akan menggulung seluruh lapisan langit  pada hari kiamat dengan tangan kananNYA,kemudian berfirman:’AKU lah penguasa,mana orang-orang yg berlaku lalim,mana orang-orang yg berlaku sombong?kemudian ALLAH menggulung ketujuh lapis bumi,lalu di ambil dengan tangan kananNYA dan berfirman:’mana orang-orang yg berlaku lalim,mana orang-orang yg berlaku sombong?”(riwayat:Muslim).dan dalam hadits  shahih lainnya yang di riwayatkan oleh Muslim dan Bukhari :”ALLAH meletakkan semua langit di atas satu jari,air dan tanah di atas satu jari,dan seluruh makhluk di atas satu jari.”dan adapun perihal wajah ALLAH  s.w.t , IA berfirman tentang diriNYA:”semua apa yg di bumi itu akan binasa.kecuali wajah tuhan mulah yg memilki kebesaran akan tetap kekal.”(Q.S Ar-Rahman 26-27)
       3.Al-qur’an adalah kalam(perkataan)ALLAH.ketahuilah sesungguhnya segala sesuatunya adalah ciptaan dan makhlukNYA.dari yang terlihat maupun yg ghaib(selain ALLAH).dari yang ada maupun hanya terasa.seperti angin hingga, sekalipun kematian.surga neraka dan apa-apa yg menyelimutinya.karena semua yg ia ciptakan adalah bukan bagian dari diriNYA.adapun al-qur’an merupakan bagian dari diriNYA.(perkataanNYA.)sebagaimana yang IA firmankan:”dan ada beberapa rasul yg telah kami kisahkan mereka kepadamu sebelumnya dan ada beberapa rasul yg tidak kami kisahkan mereka kepada mu.dan kepada Musa,ALLAH berbicara(berfirman) langsung.”(Q.S An-Nissa 164) dan dalam firmanNYA yg lain:”dan seandainya pohon-pohon menjadi pena dan lautan(menjadi tinta)ditambahkan tujuh lautan lagi setelah keringnya,niscaya tidak akan habis-habisnya untuk menuliskan kalimat-kalimat ALLAH”(Q.S Lukman 27)
         4.ketahuilah bahwasanya isra mi’raj rasulullah s.a.w.adalah benar adanya.beliau s.a.w. diperjalankan  denganm ruh dan jasad beliau s.a.w dalam satu malam dari bumi menuju langit,dan berada dan berbicara dengan ALLAH azza wa jalla dibalik tabir berupa cahaya.namun beliau s.a.w tidak melihatNYA.sebagaimana firmanNYA:”maha suci ALLAH yg telah memperjalankan hambaNYA(Muhammad s.a.w)pada malam hari dari masjidil haram ke masjidil aqsa yang telah kami berkahi sekelilingnya.agar kami memperlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda(kebesaran kami)sesungguhnya DIA maha mendengar,maha melihat.(Q.S Al-Isra 1)dan sabda rasulullah s.a.w.yg begitu panjang,beliau  bertemu dengan para nabi dan rasulNYA yg lain,…..kemudian  sabdanya:”kemudian Jibril membawaku hingga sidratul muntaha.tempat di mana di tutup dengan aneka ragam warna yg aku tak tahu warna-warna apa namanya.sesudah itu aku di bawa masuk kedalam surga,di mana di dalamnya terdapat mutiara bersusun-susun sedangkan tanahnya bagaikan kasturi>”(riwayat Bukhari dari jalan shahabat Abu Dzar r.a)
        5.dan ketahuilah malaikat merupakan makhluk dan hambaNYA.ia(malaikat)berjumlah tak terhingga dan tak dapat terhitung jumlahnya,kecuali DIA lah yg mengetahuinya.mereka memiliki nama dan sayap sebagaimana yang di khabarkanNYA dalam Q.S Al-Maa’rij 4 yang artinya:”para malaikat dan jibril naik(menghadap)kepada tuhan,dalam sehari yg kadarnya setara dengan lima puluh ribu tahun.”dan firmanNYA:”segala puji bagi ALLAH yg telah menciptakan langit dan bumi,yang menjadikan malakat-malaikat sebagai utusan(untuk mengurusi berbagai macam urusan)yang mempunyai sayap,masing-masing(ada yang)dua,tiga dan empat”(Q.S Fatir 1)serta firmanNYA yg lain:’pada hari ketika ruh dan para malaikat berdiri ber saf-saf.”(Q.S. An-Naba 38).dan ibnu Mas’ud r.a. berkata berkenaan dengan ayat yg berbunyi:”maka tuhan mewahyukan kepada hambaNYA(Muhammad)apa yg di wahyukanNYA.”/Q.S. An-Najm 10/.dan Ibnu Mas’ud berkata:”sesungguhnya nabi s.a.w. melihat jibril mempunyai enam ratus sayap”(riwayat:Bukhari)
        6.iman bertambah dan berkurang.bertambah dengan ketaatan,dan berkurang dengan kemaksiatan sebagaimana firmanNYA:”dan apabila di turunkan suatu surat,maka diantara mereka(orang2 munafik)ada yg berkata’siapakah di antara kamu yg bertambah imannya dengan turunnya surat ini?’adapun orang-orang yg beriman,maka surat ini akan menambah keimanannya ,dan mereka  bertambah gembira.”(Q.S At-Taubah  124).dan firmanNYA:”sesungguhnya orang-orang yg beriman adalah mereka yg apabila di sebut nama ALLAH gemetar hatinya.dan apabila di bacakan ayat-ayat NYA bertambah(kuat)imannya.dan hanya kpd tuhannya mereka bertawakal.”(Q.S Al-Anfal 2).dn dalam hadits yg shahih di sebutkan bahwasanya:”jika seseorang hamba berbuat dosa,maka dalam hatinya terdapat bintik hitam.dan jika ia berhenti dan memohon ampun maka bintik hitam itu akan hilang.”(riwayat Bukhari-Muslim)
       7.Setiap mu’min baik laki-laki maupun perempuan,baik ia bertaqwa ataupun ia sebagai pelaku dosa,maka akan masuk surga. Sebagaimana yg di sabdakan rasulullah s.a.w,dari jalan shahabat Anas R.A ia berkata;’rasulullah s.a.w bersabda:”akan di keluarkan dari neraka;1.orang yg menyebut laa illaa ha illallaah.apabila dalam hatinya ada iman sebesar biji dzarah.2,akan di keluarkan dari neraka orang yg menyebut laa ilaaahha illallah,apabila dalam hatinya ada kebaikan sebesar biji dzarah.3,akan di keluarkan dari neraka orang yg menyebut laa illaha illallah,apabila dalam hatinya tidak ada kebaikan meski sebesar biji dzahrah(riwayat:Bukhari)
   8.aqidah yg lurus dan benar meyakini tentang adanya  syafaat melalui rasulullah s.a.w.namun ketahuilah syafaat adalah mutlak urusan ALLAH azza wa jalla.krn DIA lah seseorang mendapatkan syafaat melalui perantaraan rasulNYA Muhammad s.a.w.sebagaimana firmanNYA:”tidak ada yg dapat memberikan syaafaat di sisiNYA,tanpa seizinNYA.”(q.s.Al-Baqarah 255).”pada hari itu tidak berguna syafaat,kecuali dari orang yg telah di beri izin oleh tuhan yg maha pengasih,dan di ridhoi olehNYA.”(Q.S Thoha :109)
       9.meyakini bahwasanya ALLAH turun kelangit dunia.sebagaimana yg di khabarkan oleh rasulullah s.a.w melalui shahabat Abu Hurairah r.a ia berkata;’bahwasanya rasulullah s.a.w bersabda:”tuhan kita yg maha berkah dan maha tinggi turun  setiap malam kelangit yg dekat diwaktu sepertiga malam yg terakhir.lalu berfirman:”siapa yg berdoa kepadaKU,pasti akan KU kabulkan.siapa yg meminta kepadaKU pasti akan KU luluskan permintaannya.sipa yg meminta ampun,pasti akan KU ampuni.”(riwayat:Bukhari-Muslim)
     10.pertanyaan,azab dan kenikmatan dalam kubur adalah benar dan ada.sebagaimana rasulullah s.a.w mengajarkan doa sebagai berikut,yg artinya :”wahai,ALLAH!aku berlindung kepada ENGKAU darisiksa kubur,siksa neraka,dan dari bencana Al-Masih dajjal.”(hadits shahih riwayat:Bukhari-Muskim).dan dalam sabda beliau s.a.w yg lainnya:dari Abdullah Ibnu U’mar r.a. ia berkata;’rasulullah s.a.w bersabda:”apabila seseorang kamu mati,diperlihatkan kepadanya tempanya pada pagi dan petang.jika ia penduduk surga,maka ia akan masuk kedalam surga.dan jika ia penduduk neraka maka  akan masuklah ia kedalam neraka.kemudian dikatakanlah kepada oran itu;’inilah tempatmu,sampaiALLAH membangkitkan kamu di hari kiamat.”(riwayat:Bukhari).dalam riwayat lainnya di sebutkan bahwa panasnya neraka akan masuk kedalam kubur orang itu.
      11.ALLAH dapat dilihat oleh penghuni surga ,dan tak dapat di lihat oleh penghuni neraka.sebagaimana firmanNYA:”wajah(orang-orang muk’min )itu berseri-seri.memandang tuhannya.”(Q.S Al-Qiyamah22-23).serta firmanNYA:”sekali-kali tidak,sesungguhnya mereka(orang kafir)pada hari itu benar-benar terhalang dari(melihat)tuhannya.kemudian mereka benar-benar  akan masuk kedalam neraka”(Q.S.Al-Muthafifin 15-16).dan  sabda rasulullah s.a.w  yg di riwayatkan dari jalan shahabat  Jarir r.a,ia berkata;’ketika kami sedang duduk bersama nabi s.a.w beliau memperhatikan bulan di malam purnama.dan beliau bersabda:”sesungguhnya kamu nanti akan melihat tuhan kamu,sebagaimana kamu melihat bulan ini dan kamu tdk berdesak-desakan untuk merlihatNYA.”(Bukhari-Muslim).
Demikianlah aqidah islam yg benar,tanpa harus meyerupakan,merubah makna ataupun arti dari sesuatu yg nyata ataupun yg samar.tanpa keterangan dariNYA,rasululNYA Muhammad s.a.w.,dan para shahabat yg mengikuti beliau.akhir kata shalawat serta salam terlimpah dan tercurah kepada junjungan tertinggi ,dan suri tauladan bagi setiap makhluk Muhammad bin Abdullah s.a.w.serta tidak lupa kepada para shahabat seluruhnya dan orang-orang yg berada dalam jalnnya hingga akhir zaman.

Sabtu, 23 Maret 2013

HANYA SATU

KATAKANLAH,”DIALAH ALLAH YANG MAHA ESA.
ALLAH TEMPAT MEMINTA SEGALA SESUATU.
DIA TIDAK BERANAK,DAN TIDAK PULA DI PERANAKKAN.
DAN TIDAK ADA SESUATUPUN YANG SERUPA DENGAN DIA”. (Q.S AL-IKHLAS 1-4)

KATAKANLAH,”DIALAH ALLAH YANG MAHA ESA.ALLAH TEMPAT MEMINTA SEGALA SESUATU. DIA TIDAK BERANAK,DAN TIDAK PULA DI PERANAKKAN.DAN TIDAK ADA SESUATUPUN YANG SERUPA DENGAN DIA”. (Q.S AL-IKHLAS 1-4) Tauhid ataupun pengesaan ALLAH s.w.t dalam hal keyakinan,penyembahan,serta peribadatan adalah mutlak dan merupakan kunci paling utama dalam tujuan penciptaan seluruh makhluk,baik yang nampak maupun makluk yang tersembunyi.sebagaimana firmanNYA:”dan tidaklah AKU ciptakan jin dan manusia kecuali hanya untukberibadah(menyembah)KU)”(Q.S.Az-Zariat 56) dengan tidak menduakanNYA,ataupun menyamarkan diriNYA dengan segala sesuatupun juga.apapun bentuknya.dari cara penyembahan dan peribadatan langsung,permohonan ataupun pengabulan doa,terhindar atupun terkena bala bencana,penyandaran kehendak,sesuatu yang di tuju adalah hak dan hanya untukNYA.karena tidaklah mungkin sesuatu yang awal dan akhir(tidak ada yg mengakhiriNYA)yang maha pencipta dan maha mengetahui,mempunyai tandingan ataupun sekutu dalam penciptaan,pencapaian maksud segala sesuatunya.sebagaimana firmanNYA:”dan janganlah kamu menjadikan bersamaALLAH sesembahan yang lain,sehingga kamu nantinya di campakkan kedalam jahanam dalam keadaan tercela lagi dijauhkan dari rahmat ALLAH.”(Q.S Al-Isro 39)dan firmanNYA:”beribadahlah kamu sekalian hanya kepada ALLAH saja,dan janganlah berbuat syirik sedikitpun kepadaNYA.”(Q.S An-Nissa 36).serta firmanNYA:”setiap bencana yang menimpa di bumi dan yang menimpa dirimu sendiri,semuanya telah tertulis dalam kitab(lauh mahfuz)sebelum kami mewujudkannya.sesungguhnya yang demikian itu mudah bagi ALLAH.”(Q.S Al-Haddid 22).dan dalam firmanNYA yang lain:”orang-orang yang beriman dan tidak menodai iman mereka dengan kedzoliman(syirik),mereka itulah yang mendapatkan ketentraman,dan mereka itulah yang mendapatkan petunjuk.”(Q.S Al-An’am 82) dan dalam sebuah hadits yang shahih disebutkan;dari ubadah bin shamit r.a ia berkata rasulullah s.a.w bersabda:”barang siapa yg bersyahadat bahwa tdk ada sesembahan yg haq selain ALLAH,an bahwasanya Muhammad hamba utusanNYA dan Isa adalah hamba ALLAH,rasulnya dan kalimatnya.dan bersaksi bahwasanya surge dan neraka benar adanya,maka ALLAH pasti akan memasukkannya kedalam surge seberapa besar amal perbuatannya.”(Bukhari-Muslim) Tauhid bentuk dan macamnya terbagi tiga: 1.tauhid uluhiyah:mengesakan peribadatan dan penyembahan hanya kepada ALLAH.karena dengan inilah ALLAH s.w.t mengutus para nabi dan rsulNYA,sebagaimana firmanNYA:”dan sungguh ksmi telahmengutus seorang rasul untuk setiap umat,kecuali diperintah untuk meyerukan sembahlah ALLAH saja,dan jauhilah thagut.”(Q.S An-Nahl 36) pengertian thaghut adalah sesuatu yang di sembah selain ALLAH.contohnya menyembah,beribadah,bertawakal dan meminta kepada para nabi dan rasul,kepada orang shalih yg telah meningal dunia,meminta pertolongan dan bertawakal kepada pohon,ajimat,para dukun ,hukum yg di yakini lebih baik dan benar selain hukum ALLAH s.w.t dan rasulNYA. Penyimpangan dalam peribadatan telah terjadi sejak begitu lama,sejak di turunkan dan diusirnya nabi Adam a.s dari surge.setelah beliau berkembangbiak dengan anak keturunan yg begitu banyak,maka iblis dengan bala tentaranya mencoba menggoda manusia untuk menyimpang dari jalanNYA yang benar dan lurus dengan menduakan dan menyamarkan peribadatan serta menyekutukan dengan selainNYA.,sebagaimana firmanNYA:’dan mereka berkata;jangan sekali-kali kamu meninggalkan(penyembahan )tuhan-tuha kamu,dan jangan pula kamu sekali-kali meninggalkan (penyembahan)wadd,dan jangan pula suwa’,yagus,ya’ug dan nashr”(Q.S Nuh).ibnu Abbas r.a menafsirkan ayat ini dengan berkata;’sesungguhnya wadd,suwa,yagus,dan nashr adalah para orang alim dimasa itu.dan setelah mereka meninggal dunia dengan begitu lama maka syaithan membisikan kepada kaum nya untuk membuat patung-patung mereka sebagai penghormatan kepada mereka.kemudian setelah berlalu masa yg begitu panjang maka syaithan membisikkan kaumnya untuk meyembah mereka,maka mereka melakukannya’.dan dalam sebuah ayat dalam surat An-Nissa 36 ALLAH s.w.t berfirman:”dan sembahlah ALLAH saja dan jangan kamu mempersekutukanNYA dengan suatu apapun juga.” 2. Tauhid rububiyah.:tauhid ini adalah jenis pengesaan ALLAH s.w.t dalam hal penciptaan-pencabutan nyawa(kematian),pemberi rizki,dan pengatur alam semesta.dan tidaklah seseorang di katakan beriman dengan sempurna dan benar,kecuali dengan meyakini dan denganpengucapan lisan serta perbuatannya tentang tauhid ini.sebagaimana firmanNYA:” dan apakah mereka tidak memperhatikan bagaimana ALLAH memulai penciptaan(makhluk).kemudian ALLAH menjadikan kejadian akhir.sungguh ALLAH maha kuasa atas segala sesuatu.”(Q.S Al-Ankabut 19).kemudian dalamfirmannYA yg lain:”dan jika engkau bertanya kepada mereka;siapakah yg menciptakan langit dan bumi and yg menundukkan matahari dan bulan?’pasti mereka akan menjawab ALLAH’..maka mengapa mereka dapat dipalingkan (dari kebenaran).ALLAH melapangkan rizki bagi orang yang DIA kehendaki diantara hamba-hambaNYA.dan DIA pula yg menyempitkan baginya.sungguh ALLAH mengetahui segala sesuatu.’’(Q.S Al-Ankabut 61-62) 3.Tauhid asma wa sifat:”tauhid ini adalah jenis pengesaan ALLAH s.w.t dalam hal meyakini bahwasanya DIA lah yang maha sempurna yang memiliki kesempurnaan dan keindahan nama serta sifaNYA.serta tidak menyimpangkan nama dan sifatNYA yg telah ia tetapkan bagi diriNYA dan juga yang telah di tetapkan oleh rasulNYA Muhammad s.a.w.karena DIA lah yang maha berdiri sendiri dan tidak membutuhkan sesuatupun.sebagaimana dalam firmanNYA:” dan ALLAH memiliki asmaul husna(nama-nama yg terbaik)maka bermohonlah kepadaNYA dengan asmaul husna itu.dan tinggalkanlah orang-orang yg menyalah artikan nama-namaNYA.mereka kelak akan mendapatkan balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan.”(Q.S. Al-A’RAAF 180)dan dalam hadits yg shahih di sebutkan;dari Abu Hurairah r.a ia berkata ;rasulullah s.a.w bersabda:”sesungguhnya ALLAH memiliki Sembilan puluh Sembilan nama,seratus kurang satu.barang siapa yg menghapalnya,maka ia akan masuk surga”(riwayat Muslim-Bukhari).dan dalam hadis lainnya disebutkan:rasulullah s.a.w bersabda:”aku memohon kepada ENGKAU dngn semua nama yg menjadi namaMU.baik dengan yg telah ENGKAU namai dengannya sebagai nama diriMU atau yg ENGKAU turunkan dalam kitabMU atau yg elah engkau ajarka kepada seseorang dari makhlukMU,atau ENGKAU simpan menjadi ilmu ghaib di sisiMU.”(Imam Ahmad,Ibnu Hibban,al-Hakim.dan dishahihkan oleh al-Albany dalam kitab ash-shahihah 199).jadi jelaslah bahwa sanya ALLAH memiliki nama dan sifat yg tak terhitung kecuali yg telah di kabarkan oleh rasulNYA Muhammad s.a.w. yakni berjumlah 99.dan tidk kurang dari itu.jadi jika ada yg menguranginya maka ia telah menyimpang dari apa yg telah di khabarkan oleh rasulullah s.a.w. Akhirnya shalawat serta salam terlimpah dan tercurah kepada junjungan tertinggi,makhluk paling sempurna penutup para nabi dan rasul Muhammad s.a.w.dan tidak ketinggalan juga kepada para shahabat beliau semuanya,para tabiin,tabiut-tabiin dan orang-orang yg mengikuti beliau hinga akhir zaman. Tauhid ataupun pengesaan ALLAH s.w.t dalam hal keyakinan,penyembahan,serta peribadatan adalah mutlak dan merupakan kunci paling utama dalam tujuan penciptaan seluruh makhluk,baik yang nampak maupun makluk yang tersembunyi.sebagaimana firmanNYA:”dan tidaklah AKU ciptakan jin dan manusia kecuali hanya untukberibadah(menyembah)KU)”(Q.S.Az-Zariat 56) dengan tidak menduakanNYA,ataupun menyamarkan diriNYA dengan segala sesuatupun juga.apapun bentuknya.dari cara penyembahan dan peribadatan langsung,permohonan ataupun pengabulan doa,terhindar atupun terkena bala bencana,penyandaran kehendak,sesuatu yang di tuju adalah hak dan hanya untukNYA.karena tidaklah mungkin sesuatu yang awal dan akhir(tidak ada yg mengakhiriNYA)yang maha pencipta dan maha mengetahui,mempunyai tandingan ataupun sekutu dalam penciptaan,pencapaian maksud segala sesuatunya.sebagaimana firmanNYA:”dan janganlah kamu menjadikan bersamaALLAH sesembahan yang lain,sehingga kamu nantinya di campakkan kedalam jahanam dalam keadaan tercela lagi dijauhkan dari rahmat ALLAH.”(Q.S Al-Isro 39)dan firmanNYA:”beribadahlah kamu sekalian hanya kepada ALLAH saja,dan janganlah berbuat syirik sedikitpun kepadaNYA.”(Q.S An-Nissa 36).serta firmanNYA:”setiap bencana yang menimpa di bumi dan yang menimpa dirimu sendiri,semuanya telah tertulis dalam kitab(lauh mahfuz)sebelum kami mewujudkannya.sesungguhnya yang demikian itu mudah bagi ALLAH.”(Q.S Al-Haddid 22).dan dalam firmanNYA yang lain:”orang-orang yang beriman dan tidak menodai iman mereka dengan kedzoliman(syirik),mereka itulah yang mendapatkan ketentraman,dan mereka itulah yang mendapatkan petunjuk.”(Q.S Al-An’am 82) dan dalam sebuah hadits yang shahih disebutkan;dari ubadah bin shamit r.a ia berkata rasulullah s.a.w bersabda:”barang siapa yg bersyahadat bahwa tdk ada sesembahan yg haq selain ALLAH,an bahwasanya Muhammad hamba utusanNYA dan Isa adalah hamba ALLAH,rasulnya dan kalimatnya.dan bersaksi bahwasanya surge dan neraka benar adanya,maka ALLAH pasti akan memasukkannya kedalam surge seberapa besar amal perbuatannya.”(Bukhari-Muslim) Tauhid bentuk dan macamnya terbagi tiga: 1.tauhid uluhiyah:mengesakan peribadatan dan penyembahan hanya kepada ALLAH.karena dengan inilah ALLAH s.w.t mengutus para nabi dan rsulNYA,sebagaimana firmanNYA:”dan sungguh ksmi telahmengutus seorang rasul untuk setiap umat,kecuali diperintah untuk meyerukan sembahlah ALLAH saja,dan jauhilah thagut.”(Q.S An-Nahl 36) pengertian thaghut adalah sesuatu yang di sembah selain ALLAH.contohnya menyembah,beribadah,bertawakal dan meminta kepada para nabi dan rasul,kepada orang shalih yg telah meningal dunia,meminta pertolongan dan bertawakal kepada pohon,ajimat,para dukun ,hukum yg di yakini lebih baik dan benar selain hukum ALLAH s.w.t dan rasulNYA. Penyimpangan dalam peribadatan telah terjadi sejak begitu lama,sejak di turunkan dan diusirnya nabi Adam a.s dari surge.setelah beliau berkembangbiak dengan anak keturunan yg begitu banyak,maka iblis dengan bala tentaranya mencoba menggoda manusia untuk menyimpang dari jalanNYA yang benar dan lurus dengan menduakan dan menyamarkan peribadatan serta menyekutukan dengan selainNYA.,sebagaimana firmanNYA:’dan mereka berkata;jangan sekali-kali kamu meninggalkan(penyembahan )tuhan-tuha kamu,dan jangan pula kamu sekali-kali meninggalkan (penyembahan)wadd,dan jangan pula suwa’,yagus,ya’ug dan nashr”(Q.S Nuh).ibnu Abbas r.a menafsirkan ayat ini dengan berkata;’sesungguhnya wadd,suwa,yagus,dan nashr adalah para orang alim dimasa itu.dan setelah mereka meninggal dunia dengan begitu lama maka syaithan membisikan kepada kaum nya untuk membuat patung-patung mereka sebagai penghormatan kepada mereka.kemudian setelah berlalu masa yg begitu panjang maka syaithan membisikkan kaumnya untuk meyembah mereka,maka mereka melakukannya’.dan dalam sebuah ayat dalam surat An-Nissa 36 ALLAH s.w.t berfirman:”dan sembahlah ALLAH saja dan jangan kamu mempersekutukanNYA dengan suatu apapun juga.” 2. Tauhid rububiyah.:tauhid ini adalah jenis pengesaan ALLAH s.w.t dalam hal penciptaan-pencabutan nyawa(kematian),pemberi rizki,dan pengatur alam semesta.dan tidaklah seseorang di katakan beriman dengan sempurna dan benar,kecuali dengan meyakini dan denganpengucapan lisan serta perbuatannya tentang tauhid ini.sebagaimana firmanNYA:” dan apakah mereka tidak memperhatikan bagaimana ALLAH memulai penciptaan(makhluk).kemudian ALLAH menjadikan kejadian akhir.sungguh ALLAH maha kuasa atas segala sesuatu.”(Q.S Al-Ankabut 19).kemudian dalamfirmannYA yg lain:”dan jika engkau bertanya kepada mereka;siapakah yg menciptakan langit dan bumi and yg menundukkan matahari dan bulan?’pasti mereka akan menjawab ALLAH’..maka mengapa mereka dapat dipalingkan (dari kebenaran).ALLAH melapangkan rizki bagi orang yang DIA kehendaki diantara hamba-hambaNYA.dan DIA pula yg menyempitkan baginya.sungguh ALLAH mengetahui segala sesuatu.’’(Q.S Al-Ankabut 61-62) 3.Tauhid asma wa sifat:”tauhid ini adalah jenis pengesaan ALLAH s.w.t dalam hal meyakini bahwasanya DIA lah yang maha sempurna yang memiliki kesempurnaan dan keindahan nama serta sifaNYA.serta tidak menyimpangkan nama dan sifatNYA yg telah ia tetapkan bagi diriNYA dan juga yang telah di tetapkan oleh rasulNYA Muhammad s.a.w.karena DIA lah yang maha berdiri sendiri dan tidak membutuhkan sesuatupun.sebagaimana dalam firmanNYA:” dan ALLAH memiliki asmaul husna(nama-nama yg terbaik)maka bermohonlah kepadaNYA dengan asmaul husna itu.dan tinggalkanlah orang-orang yg menyalah artikan nama-namaNYA.mereka kelak akan mendapatkan balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan.”(Q.S. Al-A’RAAF 180)dan dalam hadits yg shahih di sebutkan;dari Abu Hurairah r.a ia berkata ;rasulullah s.a.w bersabda:”sesungguhnya ALLAH memiliki Sembilan puluh Sembilan nama,seratus kurang satu.barang siapa yg menghapalnya,maka ia akan masuk surga”(riwayat Muslim-Bukhari).dan dalam hadis lainnya disebutkan:rasulullah s.a.w bersabda:”aku memohon kepada ENGKAU dngn semua nama yg menjadi namaMU.baik dengan yg telah ENGKAU namai dengannya sebagai nama diriMU atau yg ENGKAU turunkan dalam kitabMU atau yg elah engkau ajarka kepada seseorang dari makhlukMU,atau ENGKAU simpan menjadi ilmu ghaib di sisiMU.”(Imam Ahmad,Ibnu Hibban,al-Hakim.dan dishahihkan oleh al-Albany dalam kitab ash-shahihah 199).jadi jelaslah bahwa sanya ALLAH memiliki nama dan sifat yg tak terhitung kecuali yg telah di kabarkan oleh rasulNYA Muhammad s.a.w. yakni berjumlah 99.dan tidk kurang dari itu.jadi jika ada yg menguranginya maka ia telah menyimpang dari apa yg telah di khabarkan oleh rasulullah s.a.w. Akhirnya shalawat serta salam terlimpah dan tercurah kepada junjungan tertinggi,makhluk paling sempurna penutup para nabi dan rasul Muhammad s.a.w.dan tidak ketinggalan juga kepada para shahabat beliau semuanya,para tabiin,tabiut-tabiin dan orang-orang yg mengikuti beliau hinga akhir zaman.

Minggu, 24 Februari 2013

DI UJUNG PENANTIAN

Search Engine
                              
Dikecemasan,dan penuh harap,dalam kebimbangan dan rasa takut
Karena ku di perintahkanNYA untuk harap ,cemas dan takut
Dengan surga, Dalam titik kehampaan.di kesendirian dan keterasingan.
Dalam ujung penantian neraka.dengan sirnanya amal.atau dengan rahmatNYA.
          Jikalau tidak malu,berbuatlah sekehendakmu...!
          Jikalau engkau dalam keraguan,maka tinggalkanlah...!
          Karena sifat malu,bagian dari keyakinan
          Karena keraguan,adalah sesuatu yang terlarang
   Ini;ke sini..kubawakan kalam para nabi
   Sini;kemari...ku bacakan perkataanNYA
  Agar terlimpah rahmat,dan kesejahteraan bagimu
  Agar jiwamu tenang,dalam selimut keselamatan dariNYA  
               Kemana engkau kan pergi.sedang dirimu saja tak kau mengerti
               Dalam kesalahan diri masih saja kau berdalih
               Kemana kau kan berlari.sedang jiwamu saja kau tak perduli
               Di kesombongan diri meranggas liar nafsu menguasai
                             Sang pendosa berkibar layaknya sang penguasa
                             Si pensuci diri terkungkung dalam kesendirian
                             Dalam diam,dalam tenang di ujung penantian
                                                   




Sabtu, 02 Februari 2013

PENCARIAN CINTA

Jalan menuju kematian. melalui tapak-demi tapak.dengan alur cerita yang rasanya ada dan tiada.bagaimana tidak ku katakan demikian..?karena dapat ku cerna ,kurasa serta ada dalam gambaran dan benak.namun juga meleset dari apa yang ada di atas.memang siapa yang dapat memperinci gambaran takdir.hanya makhluk teramat bodohlah yang bisa melakukan itu.rendah bahkan melebihi dari makhluk terhina dan terlaknat sekalipun.apakah kalian percaya pada ramalan nasibb..?jika ya maka segeralah bangkit berdiri buang dan dustakan itu.jika tidak maka lihat sajalah. Kuawali dari apa yang terlihat dan terbayang sebelumnya tentang alur ceritaku.tentang kisah pencarian melalui cinta. Kisah pertama:soal cinta yang banyak gurawan,trik,permainan dan sandiwara.entah bagaimana terjadi,memang sebelumnya tak ada dalam naluri dan benak terlebih jiwa dalam diri.namun toh semuanya ada nyata dan telah bergulir.cintanya kaum munafik.cinta tanpa kenikmatan,tanpa asmara,terlebih lagi romantis.ukhh aku malas menceritakannya.karena....tanpa kepala,hati,terlebih lagi jiwa. Kisah kedua :cinta dengan sedikit rasa.memang adakalanya di selingi dengan ungkapan jiwa.namun pada hakikatnya tanpa saling percaya,amarah mendominasi,dan kemunafikan bumbunya.sungguh ternilai bodoh,sangat bodoh.mengapa tidak kau iakan saja nalurimu...!,meski tak harus kau turuti nafsu dan rasa itu.sejenak terdengar engkau mengingini sesuatu berbentuk nafsu.namun entah mengapa engkau tutupi pula dengan seribu kekosongan tak terurai,hanya kau ubah dengan sesuatu bentuk sepertinya sama;kemunafikan. Kisah ke tiga :cinta dalam beda pandang(religi)gaya hidup.mengalir pada tempat nan jauh.ridho dan tak di ridhoi.namun di dalam nya terdapat kejujuran.bertemu dalam keberanian diri,keterusterangan.sama dalamkeinginan dan asa. Disini mengalir deras ungkapan-ungkapan serta keinginan.tak banyak bicara,mungkin saling mengerti sebutannya.namun tanpa terasa dan tak ku duga sebelumnya,ternyata kejujuran dalam kesucian yang ternoda.mungkin baginya atau bagi orang pada masa ini umumnya itu tak menjadi masalah.namun bagi ku layaknya kehidupan binatang adanya.ya..dalam alur cerita ada dan tiada.namun pada realita nyata bentuknya. Kini ketiganya hilang tanpa bekas.seperti tak pernah terjadi apa-apa.karena memang kehendakNYA adalah mutlak,meski pada awalnya begitu banyak asa dan keinginan diri ataupun mereka.yang terkadang keinginan itu tak sesuai dengan konsepNYA.mustahil rasanya jika sesuatu yang berbeda akan berjalan sesuai keinginan.atau setidaknya akan bertahan lama,meski di selubungi dengan seribu macam keresahan.kini semuanya terasa kembali seperti semula,seperti tanpa bekas,rasa dan asa. Aku hanya bisa memohon dan meminta kepadaNYA,agar aku tidak menjadi seorang yang terlaknat.dan dengan mengharapkan melihat wajahNYA kelak,dengan mengharapkan rahmat&karuniaNYA aku menghendaki menjadi seorang yang tegar serta menjalani hidup dengan ketenangan dan dalam keridhoanNYA. Wasalam Search Engine m.

Minggu, 27 Januari 2013

PECAH DAN BERCABANG

Maha suci ALLAH yang dengan keadilanNYA menetapkan segala perkara dengan penuh keadilan.Dengan ke maha agunganNYA,tak satupun dan sekecil apapun pasti ada ganjarannya.yang dengan perhitunganNYA memberikan jalan kebaikan dan keburukan tanpa harus di introfeksi oleh siapapun.dan dengan selendang kesombonganNYA,tunduk segala makhluk dilangit dan di bumi,kecuali mereka yang membanggakan diri lagi amat keras dan penentang.shalawat serta salam terlimpah dan tercurah tanpa henti kepada makhluk yang tersempurna dan mulia Muhammad bin Abdullah s.a.w. ammaba’du. Ketahuilah sesungguhnya penentangan kepada ALLAH azza wa jalla telah terjadi jauh sebelum bumi berisi dengan ragam jin dan manusia.ketika segala kesenangan tak terhingga tanpa perlu menuntut dan dicari,pada saat itulah kesombongan naik menguasai iblis laknattullah yang merasa besar terhadap manusia(Adam a.s.).dengan kecongkakan serta kebodohannya pula tak mau tunduk dan patuh untuk sujud kepada Adam a.s.sebagaimana firmanNYA:”dan(ingatlah)tatkala kami berfirman kepada para malikat:’sujutlah kamu semua kepada adam’lalu mereka sujud kecuali iblis.dia berkata:’apakah aku akan sujud kepada orang yang Engkau ciptakan dari tanah?.dan(iblis)berkata:’terangkanlah kepadaku,inikah orang yang ENGKAU muliakan atas diriku?.sesungguhnya jika ENGKAUmemberi tangguh kepadaku sampai hari kiamat,niscaya benar-benar akan aku sesatkan keturunannya,kecuali sebagian kecil.!”(Q.S Al-Israa 61-62).dan dengan kelemahan sebagai sifat manusia.maka tergelincirlah Adam a.s dari perintahNYA hingga berkembang biaklah hingga saat ini. Adalah Islam sebagai agama yang sempurna,agama yang dari sekian banyak agama di muka bumi ini yang ALLAH s.w.k kamu t telah turunkan pengajarannya melalui kItabNYA(AL-QUR’AN),dan sunnah nabiNYA Muhammad s.a.w,merupakan agama yang IA ridhoi sebagaimana yang telah IA azza wa jalla khabarkan dalam Q.S AL-Maidah ayat 3 yang artinya:”pada hari ini telah KU sempurnakan untuk kamu agamamu.dan telah KU cukupkan kepadamu nikmatKU.dan telah KU ridhoi islam menjadi agama bagimu.”.namun dalam perkembangannya,yaitu tepatnya ketika terputusnya wahyu dengan di wafatkannya rasulullah s.a.w,maka agama yang mulia ini tercemar menjadi keruh dan kotor,baik ia di cemari dan di kotori oleh musuh-musuh dari luar maupun dari dalam umat islam itu sendiri.di karenakan kebodohan terhadap ilmu dan syariat,juga karena pemikiran dan hawa nafsu mereka.sebagaimana yang difirmankanNYA:”yaitu orang-orang yang memecah-belah agama mereka menjadi beberapa golongan.tiap-tiap golongan merasa bangga dengan apa yang ada pada golongan mereka.”(Q.S Ar-Ruum 32).sebagaimana juga yang di terangkan oleh rasulullah s.a.w dalam sebuah hadits yang diriwayatkan dari jalan shahabat Auf bin Malik Al-Asyja’ia berkata:’rasulullah sa.w bersabda:”kaum yahudi telah terpecah menjadi 71 kelompok.satu kelompok akan masukkedalam surga.dan tujuhpuluh lainnya akan masuk kedalam neraka.kaum nasrani akan terpecah menjadi 72 kelompok.tujuh puluh satu kelompok akan masuk kedalam neraka,dan satu kelompok akan masuk kedalam surga.demi jiwaku yang berada dalam genggaman TanganNYA,umatku pun akan terpecah menjadi 73 kelompok.satu kelompok akan masuk kedalam surga dan tujuh puluh dua lainnya akan masuk kedalam neraka.”seorang shahabat bertanya’ya rasulullah siapa mereka?’rasulullah s.a.w menjawab:”mereka adalah al-jama’ah.”(riwayat:Ibnu Majjah.shahih menurut syaikh Al-Albany dalam silsilah hadits as-shahihah 1492). Dalam hadits di atas telah di terangkan bahwasanya islam akan terpecah menjadi 73 golongan.adapun islam yang lurus,dalam artian islam yang tidak tercemar ataupun berubah dan bergeser dari ajaran yang sesungguhnya yakni al-jama’ah(mereka yang mengikuti al-qur’an dan sunnah rasulullah s.a.w sebagaimana para shahabat r.a menjalaninya).adapun 72 kelompok lainnya akan masuk kedalam neraka,meski tidak kekal.disini saya akan membahas ke 72 kelompok ,karena al-jama’ah bukan pada tempatnya.insyaALLAH dalam pembahasan yg lainnya. Maka ketahuilah bahwasanya ke-72 kelompok itu adalah;sebagian mereka yang menyelisihi jalan rasulullah s.a.w dan para shahabat r.a. dalam memahami al-qur’an,dan atau mereka yang memahami ar-qur’an&sunnah rasulullah s.a.w. tanpa keterangan yang benar,melalui jalannya para shahabat r.a,karena kebodohan,hawa nafsu ataupun kesombongan mereka.sebagaimana yang rasulullah s.a.w sabdakan:” pasti akan ada di antara kamu yang duduk di atas kursi santainya,dan datang satu perkara diantara perkara-perkaraku(sunnah/penulis)baik yang aku perintahkan atau aku larang darinya,dan ia berkata’kami tidak tahu!;apa yang datang dari kitab ALLAH maka kami mengikutinya’”(hadits shahih riwayat ibnu Majah dari jalan shahabat Abu Raff).dan dalam hadits lainnya yang di riwayatkan dari jalan shahabat Al-‘Irbadh bin sariyah r.a bahwasanya ia berkata’ pada suatu hari kami shalat bersama Rasulullah s.a.w,setelah itu rasulullah s.a.w menghadap kepada kami.lalu memberi nasehat kepada kami yang membuat air mata kami berlinang dan hati kami bergetar.maka seseorang diantara kami bertanya’wahai rasulullah!seakan ini nasehat perpisahan kepada kami.maka pesan apa yang akan engkau berikan kepada kami?.’beliau berkata:’Aku wasiatkan kepada kalian agar bertaqwa kepada ALLAH dan tunduk serta taat meskipun hamaba sahaya yang hitam(memimpinmu).sesungguhnya orang-orang setelahku akan mendapat perselisihan yang banyak.maka hendaknya kalian berpegang teguh kepada sunnahku dan sunnah kulafaur rasyidin setelahku.peganglah dan genggamlah erat-erat.berhati-hatilah kalian kepada perkara yang baru,karena setiap perkara)yang diada-adakan)adalah bid’ah.dan setiap bid’ah adalah sesat.”(riwayat:Ibnu Majah Lantas siapa yang termasuk diantara mereka,yakni ke tujuh puluh dua golongan tersebut?.mereka adalah orang-orang atau kelompok dari umat ini yang membuat sesuatu yang baru(bid’ah)dalam agama islam yang sempurna ini.mereka membuatnya dengan bentuk perbuatan(peribadatan/cara ibadah) yang tak ada atau menyamarkan atau tak pernah diperintahkan oleh ALLAH azza wa jalla melalui lisan dan perbuatan rasulNYA Muhammad s.a.w,sebagaimana seluruh para shahabat r.a menjalaninya.sebagaimana yang ALLAH s.w.t firmankan dalam Q.S.An-Nissa 80 yang artinya:”barang siapa yang mentaati rasul itu maka ia telah mentaati ALLAH.dan barang siapa yang berpaling( dari ketaatan itu),maka kami tidak mengutusmu untuk menjadi pemelihara bagi mereka.”. dan yang rasulullah s.a.w sabdakan dari jalan Ummahatul Mu’minin Aisyah r.a ia berkata;’Rasulullah s.a.w bersabda:”barang siapa yang mengadakan sesuatu perbuatan dalam (agama)ini yang bukan datang darinya maka tertolak.”(riwayat:Ibnu Majah-Mutafaqun ‘Alaihi).jadi tidak ada alasan bagi hati dan kepala menentang atau menyamarkan tentang perkara bid’ah ini.karena untuk seorang muslim yang sempurna imannya tidaklah di benarkan menyimpangkan makna ayat ataupun hadits lainnya untuk membenarkan perbuatan mereka dalam hal menyamarkan ataupun membenarkan perkara bid’ah yang nampak ataupun yang tersembunyi.karena agama islam ini telah sempurna.tidak membutuhkan penambahan serta pengurangan,ta’wil,pemikirin dan analogi baru&keliru. Umar Bin Khathab r.a berkata:” hati-hatilah kalian terhadap ashhabul ra’yi.karena sesungguhnya mereka adalah musuh-musuh sunnah.berat bagi mereka untuk menghafal hadits-hadits,maka mereka berkata dengan pendapatnya.sehingga mereka sesat dan menyesatkan.(riwayat:Al-Likaiy[1/123-Ibnu Abil Bar dalam al-jami’ hal 476).berkata Ibnu Abbas r.a.:”bertaqwalah kepada ALLAH.konsisitenlah di jalan yang benar.ikutilah sunnah dan jauhilah bid’ah.”(riwayat:Al-Khatib-Ibnu Wadh-dhah-Al-Baghawi). Sebagai penutup kita berlindung kepada ALLAH s.w.t untuk di jauhi dari perkara-perkara bid’ah tersebut.dan akhirnya shalawat serta salam terlimpah dan tercurah kepada penutup para nabi dan rasul Muhammad s.a.w serta tak lupa juga kepada para shahabat seluruhnya,tabiin,tabiut tabaiin dan orang-orang yang berada dalam ikutan mereka hingga akhir zaman.

Sabtu, 05 Januari 2013

MIZAN

Ketika kembali ku melihat langkah-langkah yang lalu. Di saat bumi yang luas danlapang ini,namun aku tak ingin melangkah.penat terasa isi kepala .kemana ku bawa keresahan yang kerap kali datang begitu cepat.seakan ia sahabat setia,yang tak ingin ku tinggalkan.engkau,atau mereka.kamu mungkin kalian.ahhh...namun terasa sama saja bagiku;tiada beda,kosong tak berguna.eehh..sebentar..?!mungkin dia orangnya.namun apa mungkin,sedang kita saja tak serupa.ya...dalam dada ini berbeda.yyaaa...terasa begitu jauh,sangat jauh.... Emmeeemm...aku mengeluh.untuk apa ku ambil rasa itu.aaahhh atau aku kecewa...????.tidak untuk apa aku kecewa....!!!!????.aku dengar tadi pagi ada seorang yang mencari sesuatu.sepertinya sama dengan ku kini.tapi..bukan dia orangnya.... Lucu rasanya jika ku berikan rasa dan asaku untuknya,sedang dia saja tak mengenaliku.maksudku tak dekat....lagi siapa yang bisa dekat denganku...???manusia terasing,yang coba mengasingkan diri.aneh memang,disatu sisi aku mengingini seseorang,namun di saat yang sama justru aku menghendaki kesendirian.karena kita tak sama dan serupa.aku dengan keterasinganku,membutuhkan sesaat saja dirimu.bukan ,bukan itu msksudku,jangan salah kira..... Sebentar...ku ingat dulu ..waktuku sejak fajar tadi....”””..berganti siang ....””””..bergulir malam....””.... pada saat ini...’’’’!!!!.percuma..,,, sepertinya sia-sia.....”””””....tak ada tambahan bekal...justru sebaliknya,malah merusak dan mengotori masa yang ada. Aku seperti terpasung dan tersalip.layaknya duplikat nabi Isa yang wafat,terpaku bersama tia ngnya. Aku juga terasa seperti keledai dungu.yang mengetahui isi kitabbbbb,tapi layaknya sang pemikul saja.namun aku bukan merekaaa.....lalu siapa manusianya yang yang bergulir dari masa-kemasa tak berubah .jangankan berganti,waktu yang bergulir namun tetap sama ,layaknya keadaan semula dalam start,atau diam dan mundur tak terasa. oooo....aku tak ingin menjadi mereka...bagai keledai dungu.atau layaknya binatang ternak,atau seperti anjing-anjing,keraaaa... dan babiiiiiiii Search Engine document.write(''); // --> an"> /a>